DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | HUBUNGAN PENGETAHUAN, CARA PENYEMPROTAN DAN PERILAKU PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI DENGAN GEJALA KERACUNAN PESTISIDA (Studi Observasional Pada Petani Sayur Di Landasan Ulin Barat Banjarbaru) | |
| PENGARANG | : | INTANIA HIKMAH AL FARABI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-28 |
Paparan bahan kimia pertanian pada petani, khususnya di bidang pertanian sayuran, terutama di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Gejala keracunan akibat bahan kimia ini sering muncul karena kurangnya pengetahuan, cara penyemprotan yang salah, serta penggunaan alat pelindung diri (APD) yang belum optimal. Faktor-faktor seperti pengetahuan, metode penyemprotan, dan sikap terhadap penggunaan APD memiliki pengaruh besar terhadap munculnya gejala keracunan di kalangan petani sayuran. Penting untuk meningkatkan pendidikan dan pemantauan kesehatan kerja guna mengurangi risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh bahan kimia pertanian di kalangan petani. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki hubungan antara pengetahuan, metode penyemprotan, dan perilaku penggunaan APD dengan gejala keracunan dari pestisida pada petani sayuran di Kelurahan Landasan Ulin Barat, Kota Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sebanyak 68 petani sayur dipilih sebagai sampel dengan menggunakan rumus Slovin dan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, yang meliputi variabel pengetahuan, metode penyemprotan, sikap terhadap penggunaan APD, serta gejala keracunan pestisida. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan hasil uji chi square dengan derajat kepercayaan 95% pada variabel dan diperoleh hasil p-value. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p=0,011), cara penyemprotan (p=0,002), dan perilaku penggunaan APD (p=0,007) dengan gejala keracunan pestisida. Sebagian besar responden dengan tingkat pengetahuan rendah, teknik penyemprotan yang tidak tepat, dan perilaku penggunaan APD yang tidak sesuai menunjukkan kecenderungan lebih tinggi mengalami gejala keracunan pestisida.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI