DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENGEMBANGKAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK DALAM MENAATI PERATURAN MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING, METODE REWARD AND PUNISHMENT DENGAN PERMAINAN KREATIF PADA KELOMPOK A PAUD IT AL-IHSANÂ BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | MUNA RAUDATUL JANAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-28 |
ABSTRAK
Janah, Muna Raudatul. 2025. Mengembangkan Sosial Emosional Anak Dalam Menaati Peraturan Menggunakan Model Problem Based Learning, Metode Reward and Punishmentdengan Permainan Kreatif Pada Kelompok A Paud IT Al-Ihsan Banjarmasin. Skripsi Program Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Dr. Novitawati, S.Psi., M.Pd
Kata Kunci: Sosial Emosional, Problem Based Learning, Reward and Punishment, Permainan Kreatif
Permasalahan dalam ini yaitu pada aspek sosial emosional anak yang masih belum berkembang sesuai harapan karena anak tidak memahami aturan permainan dan disiplin. Hal ini disebabkan pada pembelajaran awal guru hanya menjelaskan secara singkat dengan media pembelajaran berupa selembar LKPD yang ditempel di papan tulis, kurang beragamnya media pembelajaran yang dapat melatih anak berpikir kreatif dan aktif. Solusinya yaitu menggunakan model Problem Based Learning, Metode Reward and Punishmentdengan permainan kreatif. Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas anak, dan menganalisis peningkatan hasil capaian perkembangan aspek sosial emosional anak.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan 4 kali pertemuan, setting penelitian pada anak kelompok A2 di Paud Islam Terpadu Al-Ihsan Banjarmasin yang berjumlah 15 anak. Analisis data menggunakan analisis deskriptif menggunakan tabel dan grafik. Indikator keberhasilan yaitu aktivitas guru mencapai “Sangat Baik”. Aktivitas anak mencapai “Sangat Aktif” serta hasil perkembangan aspek sosial emosional anak secara klasikal “Seluruh Anak Berkembang Sangat Baik”.
Hasil penelitian menunjukkan pada pertemuan 1 aktivitas guru mendapatkan skor 16 dengan kategori “Cukup Baik” dan pertemuan 4 guru telah melaksanakan langkah-langkah model pembelajaran dengan skor 28 kategori “Sangat Baik”. Aktivitas anak dan capaian perkembangan sosial emosional anak mengalami peningkatan pada setiap pertemuan 1- 4 dan telah mencapai indikator keberhasilan.
Disimpulkan bahwa Model Problem Based Learning, Metode Reward and Punishmentdengan permainan Kreatif berhasil meningkatkan kualitas aktivitas guru, berhasil meningkatkan aktivitas anak dan berhasil meningkatkan aspek sosial emosional anak. Disarankan penggunaan Model Problem Based Learning, Metode Reward and Punishmentdengan permainan kreatif sebagai referensi pembelajaran yang efektif guna mewujudkan hasil perkembangan sosial emosional lebih baik.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI