DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MENGGUNAKAN MODEL BASULING BAPANTUN DAN MEDIA ETNOMATEMATIKA MENGENAL BANGUN RUANG KELAS V SDN KEBUN BUNGA 3 BANJARMASIN
PENGARANG:MUHAMMAD DIKI SAPUTRA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-29


ABSTRAK

Saputra, Muhammad Diki (2025). Meningkatkan Aktivitas Dan Kemampuan Berpikir Kreatif Menggunakan Model BASULING BAPANTUN dan Media Etnomatematika Mengenal Bangun Ruang Kelas V SDN Kebun Bunga 3 Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing : Prof. Drs. Ahmad Suriansyah, M.Pd., Ph.D

Kata Kunci : Aktivitas Belajar, Kemampuan Berpikir Kreatif, Model BASULING BAPANTUN, Media Etnomatematika

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas, kemampuan berpikir kreatif, dan hasil belajar siswa pada muatan Matematika. Hal ini disebabkan kurangnya pemahaman siswa terhadap materi bangun ruang, pembelajaran berlangsung satu arah, pembelajaran belum memberikan kesempatan siswa berkreativitas, dan tidak menggunakan model dan media pembelajaran yang menarik sehingga siswa cepat bosan dalam belajar. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan menerapkan model pembelajaran BASULING BAPANTUN dan Media Etnomatematika dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas siswa, serta menganalisis kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar siswa.

Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak 4 pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Kebun Bunga 3 yang berjumlah 28 orang, terdiri atas 17 orang laki-laki dan 11 orang perempuan pada semester genap tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, dan kemampuan berpikir kreatif, sementara data kuantitatif diperoleh berdasarkan hasil belajar siswa melalui tes tertulis secara berkelompok dan individu. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan cross tabulasi yang dijabarkan dengan tabel, grafik, dan interpretasi dengan persentase.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 hingga pertemuan 4 mengalami peningkatan dengan kriteria “sangat baik”. Aktivitas siswa pada pertemuan 1 hingga pertemuan 4 meningkat dari 57% (sebagian siswa sangat aktif) menjadi 96% (hampir seluruh siswa sangat aktif). Kemampuan berpikir kreatif pada pertemuan 1 hingga pertemuan 4 meningkat dari 54% (sebagian siswa sangat kreatif) menjadi 93% (hampir seluruh siswa sangat kreatif). Hal ini berdampak positif pada peningkatan hasil belajar siswa dari pertemuan 1 hingga pertemuan 4 meningkat dari 46.4% menjadi 100%.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model BASULING BAPANTUN dan Media Etnomatematika dapat meningkatkan aktivitas siswa, kemampuan berpikir kreatif, dan hasil belajar. Penelitian ini disarankan untuk kepala sekolah, guru, dan peneliti selanjutnya sebagai alternatif penggunaan model dan media pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI