DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Implementasi Instrumen Four-Tier Diagnostic Test untuk Mengidentifikasi Pemahaman Konseptual dan Miskonsepsi Siswa SMA pada Materi Asam Basa | |
| PENGARANG | : | ANNISA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-30 |
Miskonsepsi merupakan kesalahpahaman konsep yang harus diatasi sejak dini, hal ini sangat penting untuk mengurangi terjadinya kesalahan konsep lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi yang terjadi pada peserta didik SMA dalam memahami konsep asam basa. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan Borg and Gall dengan alat instrumen four-tier diagnostic test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase pemahaman konsep lebih tinggi berada pada tingkat Lack of Knowledge (Lok) sebesar 21,19%, Guesswork (Gw) sebesar 20,88%, Scientific Knowledge (SK) sebesar 18,18%. Sebaliknya, pada tingkat Genuine Misconception (GM) sebesar 14,19%, Misconception False Negative (MFN) sebesar 13,41%, dan (Misconception False Positive) (MFP) sebesar 12,41% relatif lebih rendah. Penelitian ini juga menemukan tingkat miskonsepsi tertinggi terdapat pada butir soal 4 dengan persentase sebesar 54,73%, miskonsepsi terendah terdapat pada butir soal 10 dengan persentase sebesar 26,35%. Selain itu, juga ditemukan sebanyak dua puluh sembilan konsep miskonsepsi yang dialami oleh peserta didik. Temuan ini mengindikasikan bahwa masih banyak peserta didik yang mengalami miskonsepsi dalam memahami konsep asam basa, yang menunjukkan perlunya peningkatan dan penguatan pemahaman konsep pada peserta didik guna menghindari penyebaran miskonsepsi lebih lanjut.
Kata kunci: Miskonsepsi, Instrumen Four-Tier Diagnostic Test, Asam Basa
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI