DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENGEMBANGKAN AKTIVITAS, KETERAMPILAN MOTORIK HALUS MENGGUNAKAN MODEL PROJECT BASED LEARNING, EXPLICIT INSTRUCTION DAN MEDIA HIBES (HIASAN DINDING DARI BAHAN BEKAS) PADA ANAK KELOMPOK B TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL 1 BANJARMASIN
PENGARANG:RAUDATUL KHAIRIDA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-30


Khairida, Raudatul. 2025. Mengembangkan Aktivitas, Keterampilan Motorik Halus Menggunakan Model Project Based Learning, Explicit Instruction dan Media Hibes (Hiasan dinding dari bahan bekas) Pada Anak Kelompok B TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Faqihatuddiniyah, S.Pd., M.Pd

Kata Kunci : Motorik Halus, Project Based Learning, Explicit Instruction, dan Media Hibes

          Penelitian ini berlatar belakang pada rendahnya motorik halus anak dalam menggunting sesuai pola dan menempel dengan tepat dan rapi. Hal ini dikarenakan kurangnya kegiatan yang menstimulus kemampuan motorik halus anak dan kurangnya media pembelajaran yang bervariasi sehingga pembelajaran yang dilakukan masih bersifat satu arah dan membuat pembelajaran tidak menarik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas anak dan capaian perkembangan motorik halus anak khususnya dalam kegiatan menggunting sesuai pola dan menempel dengan tepat dan rapi.

          Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B TK Aisyyah Bustanul Athfal 1 Banjarmasin yang berjumlah 10 orang anak. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif yang dijabarkan dengan cross tabulasi yang digambarkan dalam bentuk tabel, grafik dan deskriptif kualitatif.

          Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru mengalami peningkatan pada setiap pertemuan dari pertemuan ke-1 aktivitas guru memperoleh skor 17 dengan kategori ”Cukup Baik” dan terus meningkat hingga pertemuan ke-4 mencapai skor 25 dengan kategori ”Sangat Baik”. Hasil aktivitas anak mengalami peningkatan pada setiap pertemuan pada pertemuan ke-1 mencapai skor 30% dengan kategori ”Sebagian Kecil Anak Aktif” dan terus meningkat hingga pertemuan ke-4 mencapai skor 100% dengan kategori ”Seluruh Anak Aktif”. Hasil perkembangan motorik halus anak pada pertemuan ke-1 mendapatkan persentase 30% dan terus meningkat hingga pertemuan ke-4 mencapai 100% anak berhasil berkembang dengan kategori ”Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB)”.

          Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kombinasi model Project Based Learning, Explicit Instruction dan Media Hibes (Hiasan dinding dari bahan bekas) dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas anak dan hasil perkembangan motorik halus anak dengan sangat baik dan seluruh anak aktif. Disarankan bagi kepala sekolah, guru dan peneliti selanjutnya dapat menjadi bahan masukan informasi untuk memperbaiki pembelajaran pada anak.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI