DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENGEMBANGKAN AKTIVITAS DAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK MENGGUNAKAN PROJECT BASED LEARNING, MODEL DIRECT INSTRUCTION DAN MEDIA LOOSE PARTS PADA KELOMPOK B TK INSAN KAMIL BANJARMASIN
PENGARANG:AULIA NUR HAPISAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-30


ABSTRAK

Hapisah, Aulia Nur. 2025. Mengembangkan Aktivitas, dan Keterampilan Motorik Halus Anak Menggunakan Model Project Based Learning, Direct Insruction, dan Media Loose Parts Pada Kelompok B TK Insan Kamil Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Prof. Drs. Ahmad Suriansyah, M.Pd., Ph.D.

Kata Kunci: Motorik Halus, Menggunting dan Menempel, Project Based Learning, Direct Insruction, Media Loose Parts.

Permasalahan dalam penelitian ini adalah hasil perkembangan motorik halus anak pada kelompok B dalam keterampilan menggunting dan menempel sesuai pola. Hal ini disebabkan karena kurangnya kegiatan yang menstimulasi kemampuan menggunting dan menempel sesuai dengan pola. Pendidik masih berfokus pada kegiatan pembelajaran bahasa seperti menulis dan bernyanyi. Selain itu, pendidik belum efektif dalam memanfaatkan media pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas anak, dan menganalisis hasil perkembangan motorik halus anak dalam keterampilan menggunting dan menempel.

Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas, yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan, setting penelitian pada anak kelompok B TK Insan Kamil Banjarmasin yang berjumlah 11 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, wawancara dan penilaian keterampilan menggunting dan menempel sesuai pola. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik deskriptif analisis serta cross tabulasi yang dijabarkan dengan tabel, grafik, interpretasi melalui persentase dan sajikan dengan indikator keberhasilan perkembangan yang ditetapkan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) aktivitas guru pada pertemuan 1 mendapat skor 16 kategori “Cukup Baik” dan terus meningkat hingga pertemuan ke-4 mendapatkan skor 27 kategori “Sangat Baik”. (2) Aktivitas anak pada pertemuan 1 mendapat persentase 18% kategori “Hampir Tidak Ada Anak Aktif” dan terus meningkat hingga pertemuan 4 mencapai 91% kategori “Hampir Seluruh Anak Aktif”. (3) Hasil menggunting dan menempel sesuai pola pada pertemuan 1 mendapat persentase 18% dan terus meningkat hingga pertemuan 4 mencapai 91% anak berhasil berkembang kategori “Berkembang Sesuai Harapan dan Berkembang Sangat Baik”.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Project Based Learning, Direct Instruction dan media Loose Parts dapat mengembangkan aktivitas guru, aktivitas anak, dan hasil capaian perkembangan keterampilan menggunting dan menempel sesuai pola. Disarankan bagi kepala sekolah, guru, dan penelitian berikutnya dapat menjadi bahan informasi untuk memperbaiki pembelajaran pada anak.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI