DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Sistem Pemasaran Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Karamba Jaring Apung (KJA) di Kabupaten Barito Kuala Provinsi Kalimantan Selatan | |
| PENGARANG | : | FATIMAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-31 |
ABSTRAK
Fatimah. 2025. Sistem Pemasaran Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Karamba Jaring Apung (KJA) di Kabupaten Barito Kuala Provinsi Kalimantan Selatan. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Hj. EMMY LILIMANTIK, S.Pi., M.P. dan (2) Prof. Dr. Ir. Hj. EMMY SRI MAHREDA, M.P.
Teknologi budidaya ikan dalam Karamba Jaring Apung saat ini sudah berkembang di Kabupaten Barito Kuala. Perkembangannya budidaya ikan nila dalam Karamba Jaring Apung memegang penting dalam pembangunan perikanan. Penelitian bertujuan menganalisis saluran pemasaran ikan nila di Karamba Jaring Apung, menganalisis margin Pemasaran ikan nila di Karamba Jaring Apung dan menganalisis persentase Farmer’s Share pembudidaya ikan nila di Karamba Jaring Apung Kabupaten Barito Kuala. Kegiatan penelitian di Kabupaten Barito Kuala Provinsi Kalimantan Selatan, lokasi wilayah produsen ditentukan secara sengaja (Purposive Sampling) didaerah yang banyak terdapat karamba jaring apung yaitu Kecamatan Marabahan terdiri dari Kelurahan Marabahan Kota dan Kelurahan Ulu Benteng. Responden penelitian terdiri dari 26 orang pembudidaya ikan nila, 3 orang pengepul ikan nila dan 10 orang pengecer ikan nila. Analisis data penelitin meliputi saluran pemasaran, margin pemasaran dan Farmer’s Sharedigunakan untuk melihat seberapa efisiensi pemasaran ikan nila. Saluran pemasaran ikan nila di karamba jaring apung Kabupaten Barito Kuala terdiri dari 3 pola yaitu Pola pertama adalah saluran langsung dari produsen ke konsumen. Pola kedua dan ketiga melibatkan perantara, yaitu melalui pengepul saja atau pengepul dan pengecer sebelum sampai ke konsumen. Margin Pemasaran ikan nila di karamba jaring apung Kabupaten Barito Kuala yaitu menunjukkan bahwa pengepul memperoleh margin sebesar Rp3.000/kg (9,37%) dan pengecer sebesar Rp5.000/kg (14,29%) yaitu sesuai dengan kriteria efisiensi margin. Nilai Farmer’s Share pembudidaya ikan nila karamba jaring apung Kabupaten Barito Kuala yaitu sesuai dengan kriteria kategori efisien dengan persentase pembudidaya menerima 80%.
Katakunci : Ikan nila, Keramba Jaring Apung, Pemasaran, Barito Kuala
ABSTACT
Fatimah. 2025. Marketing System of Tilapia Fish (Oreochromis niloticus) Floating Net Cages in Barito Kuala Regency, South Kalimantan Province. Mentor: (1) Prof. Dr. Hj. EMMY LILIMANTIK, S.Pi., M.P. and (2) Prof. Dr. Ir. Hj. EMMY SRI MAHREDA, M.P.
Tilapia fish farming technology in Floating Net Cages is currently developing in Barito Kuala Regency. The development of tilapia fish farming in Floating Net Cages plays an important role in fisheries development. The research aims to analyze tilapia fish marketing channels in Floating Net Cages, analyze tilapia fish marketing margins in Floating Net Cages and analyze the percentage of Farmer's Share of tilapia fish farmers in Floating Net Cages in Barito Kuala Regency. Research activities in Barito Kuala Regency, South Kalimantan Province, the location of the producer area was determined by Purposive Sampling in areas where there are many floating net cages, namely Marabahan District consisting of Marabahan Kota Village and Ulu Benteng Village. The research respondents consisted of 26 tilapia fish farmers, 3 tilapia fish collectors and 10 tilapia fish retailers. Analysis of research data includes marketing channels, marketing margins and Farmer's Share used to see how efficient tilapia marketing is. Tilapia fish marketing channels in floating net cages in Barito Kuala Regency consist of 3 patterns, namely the first pattern is a direct channel from producers to consumers. The second and third patterns involve intermediaries, namely through collectors only or collectors and retailers before reaching consumers. Marketing Margin of tilapia in floating net cages in Barito Kuala Regency shows that collectors get a margin of Rp3,000/kg (9.37%) and retailers Rp5,000/kg (14.29%), which is in accordance with the margin efficiency criteria. The Farmer's Share value of tilapia farmers in floating net cages in Barito Kuala Regency is in accordance with the efficient category criteria with the percentage of farmers receiving 80%.
Keywords: Tilapia fish, Floating Net Cages, Marketing, Barito Kuala
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI