DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN MINYAK ATSIRI DAUN LIMAU KUIT DENGAN METODE DPPH: HASIL PENYULINGAN PADA SUHU KONTROL UAP 45-60 °C | |
| PENGARANG | : | MAISARAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-08-01 |
Minyak atsiri merupakan metabolit sekunder tanaman yang memiliki potensi sebagai antioksidan alami karena kandungan senyawa fenol di dalamnya. Limau kuit merupakan tanaman khas Kalimantan Selatan yang diketahui memiliki kandungan minyak atsiri cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan total fenol, aktivitas antioksidan dan komposisi minyak atsiri. Minyak atsiri yang digunakan yaitu hasil distilasi uap-air pada suhu kontrol 45-60 ºC selama 6 jam. Penetapan kadar total fenol dilakukan menggunakan metode Folin-Ciocalteu dan dianalisis dengan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 739 nm. Hasil analisis menunjukkan bahwa kadar total fenol dalam minyak atsiri daun limau kuit sebesar 0,356 mg GAE/g yang tergolong rendah. Uji aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH dengan asam askorbat dan asam galat sebagai kontrol positif. Nilai IC50 minyak antsiri diperoleh sebesar 27045,71 µg/mL dan termasuk dalam kategori aktivitas antioksidan sangat lemah. Lemahnya aktivitas antioksidan diduga berkaitan dengan kandungan senyawa fenolik yang rendah dan terbatasnya senyawa aktif yang berperan sebagai sebagai antioksidan. Berdasarkan analisis GC-MS ditemukan 33 senyawa dalam minyak atsiri daun limau kuit.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI