DIGITAL LIBRARY



JUDUL:UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN MINYAK ATSIRI DAUN LIMAU KUIT DENGAN METODE DPPH: HASIL PENYULINGAN PADA SUHU KONTROL UAP 60-70 oC
PENGARANG:MARSHA ZULFADILA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-01


Radikal bebas dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti pada faktor endogen

radikal bebas yang terbentuk dari hasil metabolisme normal tubuh dari sumber

enzimatik dan non enzimatik, selain itu faktor eksogen yang berasal dari lingkungan

seperti radiasi ultraviolet, obat, polusi udara, dan asap rokok juga dapat membentuk

radikal bebas yang dapat menyebabkan berbagai penyakit dan penurunan fungsi

jaringan / organ dalam tubuh, sehingga memerlukan suatu zat yang dapat

memadamkan radikal tersebut, seperti antioksidan. Sumber antioksidan alami

umumnya berasal dari berbagai tanaman, seperti daun limau kuit. Penelitian ini

bertujuan untuk menentukan kandungan total fenol, aktivitas antioksidan dan

komposisi minyak atsiri dari limau kuit. Minyak atsiri yang digunakan diperoleh

dari hasil distilasi uap-air pada suhu kontrol uap 60-70oC selama 6 jam. Kandungan

total fenol diuji dengan metode kolorimetri dengan pereaksi Folin-Ciocalteu.

Aktivitas antioksidan diuji dengan metode DPPH. Komposisi minyak atsiri daun

limau kuit dianalisis dengan alat GC-MS. Nilai kadar total fenol sebesar 0,0409

mgGAE/G yang berarti sangat rendah. Aktivitas antioksidan minyak atsiri

menunjukkan nilai IC50 sebesar 328,993 µg/mL yang dikategorikan sebagai

antioksidan lemah. Berdasarkan analisis GC-MS ditemukan 38 dugaan senyawa.

Beberapa senyawa berpotensi sebagai antioksidan seperti, 14 senyawa bergugus

fungsi -OH dan senyawa lainnya yang juga mempunyai kemampuan meredam

radikal bebas adalah γ-terpenena, α-felandrena, dan α-terpinena yang merupakan

kelompok monoterpena yang memiliki ikatan rangkap dalam cincin.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI