DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MANAJEMEN KURIKULUM INTEGRASI NILAI KE’AISYIYAHAN (STUDI MULTISITUS TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL 42 DAN TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL 32)
PENGARANG:HUMAIRA SALWA AZZAHRA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-03


Azzahra, Humaira Salwa. 2025.Manajemen Kurikulum Integrasi Nilai

Ke’Aisyiyahan (Studi Multisitus TK Aisyiyah Bustanul Athfal 42 dan

TK Aisyiyah Bustanul Athfal 32). Tesis Program Magister

Pendidikan Anak Usia Dini. Program Pascasarjana Universitas

Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing (1) Prof. Dr.

Aslamiah, M.Pd., Ph.D dan (2) Dr. Noorhapizah, ST., M.Pd

Kata Kunci: Manajemen Kurikulum, Ke’Aisyiyahan, Strategi, Pemberdayaan

guru , Sumber Belajar

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi

kebijakan kepala sekolah, pemberdayaan guru, dan pemanfaatan lingkungan

sebagai sumber belajar dalam pelaksanaan manajemen kurikulum berbasis nilai

Ke’Aisyiyahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif

dengan desain studi multisitus di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 42 dan TK Aisyiyah

Bustanul Athfal 32. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam,

observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles

& Huberman melalui analisis data tunggal dan analisis data lintas situs yakni

melalui pengumpulan data, penyajian data, reduksi data, kesimpulan dan verifikasi

Hasil penelitian menunjukkan: (1) Strategi kebijakan kepala sekolah

dilaksanakan secara kolaboratif dan partisipatif, berorientasi pada penguatan nilai-

nilai Ke’Aisyiyahan dalam kurikulum melalui perencanaan berbasis CP, TP, ATP,

dan tujuh muatan AIK (Aqidah, Fiqih, Akhlaq, Al-Qur’an-Hadits, Sejarah Islam,

Ke’Aisyiyahan-Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab), serta pendekatan bayani,

burhani, dan irfani dalam pembelajaran. (2) Pemberdayaan guru dilaksanakan

secara holistik dengan menyediakan ruang inovasi, pelatihan teknis dan ideologis,

serta pendampingan kepala sekolah melalui kepemimpinan demokratis dan

inspiratif. (3) Lingkungan dimanfaatkan sebagai sumber belajar melalui kegiatan

berbasis proyek, pembiasaan nilai keislaman, media Islami, serta dukungan dari

Aisyiyah dan LAZISMU untuk memperkuat ekosistem pendidikan yang spiritual,

kontekstual, dan menyenangkan bagi anak

Saran dalam penelitian: (1) Kepala sekolah diharapkan menjaga

kepemimpinan partisipatif dan memperluas kemitraan (2) Guru didorong terus

mengembangkan kompetensi profesional dan spiritual serta menciptakan

pembelajaran yang kontekstual. (3) Penyelenggara PAUD perlu memberi dukungan

kebijakan dan sarana guna memperkuat implementasi kurikulum Ke’Aisyiyahan

secara berkelanjutan.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI