DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PERANCANGAN FONDASI BANGUNAN BERTINGKAT SEPULUH: PENGEMBANGAN GEDUNG DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KOTA BANJARBARU
PENGARANG:HESTIANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-04


PERANCANGAN FONDASI BANGUNAN BERTINGKAT SEPULUH: PENGEMBANGAN GEDUNG DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KOTA BANJARBARU

Hestiani, Rustam Effendi

Program Studi Teknik Sipil Teknik Sipil Universitas Lambung Mangkurat

Jl. Jenderal Achmad Yani Km 35,5 Banjarbaru, Kalimantan Selatan – 70714

E-mail : tbbyhestiani@gmail.com

 

ABSTRAK

Banjarbaru adalah kota di Kalimantan tepatnya di Kalimantan Selatan yang pertumbuhan penduduknya yang cukup tinggi. Berdasarkan badan statistik Banjarbaru (2019) pertumbuhan penduduk dalam lima tahun terakhir ini rata-rata mencapai 4,89 % per tahun. Pertambahan jumlah penduduk menyebabkan permintaan masyarakat terhadap lahan dan area untuk perumahan, kantor, dan lainnya juga semakin tinggi. Namun, kebutuhan akan lahan dan ruang yang begitu besar tidak sejalan dengan ketersediaan lahan yang ada serta melonjaknya harga tanah yang menjadi konflik, sehingga pembangunan ruang kerja atau tempat tinggal harus dilakukan secara vertikal. Oleh sebab itu, konstruksi bangunan diarahkan ke atas berupa gedung bertingkat tinggi. 

Dalam desain ini, analisis beban dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SAP 2000v.14, PLAXIS 2D dan juga perhitungan manual. Salah satu metode yang diterapkan ialah triburaty area, dengan referensi dari desain struktur SNI2847:2019. Untuk pembebanan, mengacu pada SNI 1727:2020, perhitungan beban gempa merujuk pada SNI 1726:2019, dan perancangan geoteknik mengikuti pada SNI 8460:2017.

Setelah merencanakan, diperoleh ukuran balok yang akan digunakan yaitu 50 cm x 40 cm dan 40 cm x 40 cm untuk balok utama sedangkan untuk balok anak memakai balok dengan ukuran 45 cm x 30 cm , 35 cm x 25 cm, dan 30 cm x 20 cm. Kolom dirancang dengan ukuran 40 cm x 40 cm, dan pelat lantai serta dak memiliki ketebalan sebesar 200 mm, serta ketebalan dinding geser 350 mm. Jenis fondasi yang digunakan yaitu fondasi dangkal berupa rakit-tiang, dengan luasan 56 m x 28 m dan ketebalan fondasi 1 m, serta fondasi tiang pancang prestressed square piles dengan diameter 40 cm x 40 cm dengan kedalaman 17 m. Pada rencana ini perhitungan penurunan dilakukan dengan metode penurunan total dan hasil maksimum penurunan sesuai dengan standar keamanan yang ada. Berdasarkan hasil perhitungan struktur bawah serta penulangan pada sistem fondasi rakit pada arah x tulangan atas menggunakan D25-100 dan tulangan bawah menggunakan D19-130, sedangkan pada arah y tulangan atas memakai D25-130 dan tulangan bawah menggunakan D19-140.

Kata kunci: Banjarbaru, SAP 2000v.14,PLAXIS 2D, Tributary Area, Daya Dukung, Penurunan, prestressed square piles.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI