DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MENGENAL OPERASI PENJUMLAHAN SEDERHANA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PBL – DI DAN MEDIA MATHEMATICAL INTELIGENCE STICK PADA KELAS B3 DI TK NEGERI PEMBINA BANJARMASIN TIMUR | |
| PENGARANG | : | RAUDATUL JANNAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-08-04 |
ABSTRAK
Raudatul Jannah. 2025. Mengembangkan Kemampuan Operasi Penjumlahana Sederdengan Menggunakan Model PBL-DI Dan Media Mathematical Inteligence Stick Pada Kelas B3 TK Negeri Pembina Banjarmasin Timur . Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Chresty Anggreani M.Pd.
Kata Kunci : Problem Based Learning, Direct Instruction, media Mathematical Intelligence Stick
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan anak dalam operasi penjumlahan sederhana. Hal ini disebabkan karena pembelajaran yang diberikan bersifat satu arah, anak tidak terlibat secara aktif dalam proses belajar, serta materi pembelajaran yang disampaikan bersifat abstrak sehingga sulit dipahami oleh anak. Guru cenderung mendominasi kegiatan belajar tanpa memberikan ruang bagi anak untuk mengeksplorasi atau memahami konsep penjumlahan melalui pengalaman langsung. Akibatnya, anak menjadi kurang tertarik, kesulitan dalam memahami konsep, dan tidak berkembang dengan optimal dalam kemampuan berhitung. Upaya pemecahan masalah ini yaitu dengan menggunakan Model Problem Based Learning, Direct Instruction, dan Media Mathematical Intelligence Stick. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas anak, dan kemampuan anak dalam operasi penjumlahan sederhana.
Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan total enam kali pertemuan. Subjek penelitian adalah anak Kelompok B TK Negeri Pembina Banjarmasin Timur sebanyak 12 anak. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi aktivitas guru, aktivitas anak, dan hasil capaian kemampuan anak dalam operasi penjumlahan sederhana. Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa data ativitas pada siklus I memperoleh skor 16 dengan kategori “Cukup Baik”, dan meningkat pada siklus II dengan skor 24 yang termasuk dalam kategori “Sangat Baik”. Aktivitas anak pada siklus I memperoleh persentase 60% dengan kategori “Cukup Aktif”, dan meningkat pada siklus II menjadi 87% dengan kategori “Seluruh Anak Aktif”. Kemampuan anak dalam mengenal operasi penjumlahan pada siklus I mencapai persentase 77% dengan kategori “Mulai Berkembang”, dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 86% dengan kategori “Berkembang Sangat Baik” (BSB)
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan media mathematica inteligence stick melalui model project based learning dan direct instruction dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas anak dan kemampuan opereasi penjumlahan anak. Disarankan bagi kepala sekolah, guru dan peneliti selanjutnya dapat menjadi bahan masukan informasi untuk memperbaiki pembelajaran pada anak.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI