DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOLABORASI, BERPIKIR KREATIF DAN AKTIVITAS PESERTA DIDIK PADA MUATAN PENDIDIKAN PANCASILA MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING, TEAM GAMES TOURNAMENT, NUMBER HEAD TOGETHER PADA SISWA KELAS V SDN TELAGA BIRU 4 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | SELLA MAULIDA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-08-05 |
Kata Kunci: Kolaborasi, Berpikir Kreatif, Problem Based Learning, Team Games Tournament, Number Head Together
Permasalahan pada penelitian ini adalah masih kurangnya aktivitas dari peserta didik dalam mengikuti pembelajaran, serta keterampilan kolaborasi dan berpikir kreatif yang masih rendah, hal ini disebabkan karena pembelajaran bersifat satu arah, pembelajaran kelompok jarang dilakukan dan kurang optimalnya pendekatan pembelajaran. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan menerapkan kombinasi model Problem Based Learning, Team Games Tournament, Number Head Together. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas pendidik dan menganalisis peningkatan aktivitas, keterampilan kolaborasi dan berpikir kreatif pada peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam 3 pertemuan. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V SDN Telaga Biru 4, yang berjumlah 25 orang peserta didik. Data yang diambil merupakan data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas pendidik, aktivitas peserta didik, keterampilan kolaborasi dan berpikir kreatif. Serta Data kuantitatif untuk hasil belajar peserta didik yang diperoleh melalui tes tertulis. Indikator keberhasilan ditunjukkan apabila ≥80% peserta didik sangat aktif dan terampil dalam kolaborasi dan berpikir kreatif, serta mencapai nilai hasil belajar ≥80 secara individual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas pendidik pada pertemuan 1 hingga pertemuan 3 mengalami peningkatan dengan memperoleh kriteria “sangat baik”. Aktivitas peserta didik pada pertemuan 1 hingga pertemuan 3 meningkat dari sebagian kecil aktif (44%) menjadi hampir seluruhnya aktif (88%). Keterampilan kolaborasi pada pertemuan 1 hingga pertemuan 3 meningkat dari sebagian kecil terampil (48%) menjadi hampir seluruhnya terampil (92%). Keterampilan berpikir kreatif pada pertemuan 1 hingga pertemuan 3 meningkat dari sebagian kecil terampil (32%) menjadi hampir seluruhnya terampil (84%). Hal ini berdampak positif pada peningkatan ketuntasan hasil belajar peserta didik dari 32% di pertemuan 1 meningkat menjadi 96% di pertemuan 3. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan kombinasi model Problem Based Learning, Team Games Tournament, Number Head Together mampu meningkatkan aktivitas pendidik, aktivitas peserta didik, keterampilan kolaborasi dan berpikir kreatif, serta hasil belajar. Penelitian ini disarankan untuk kepala sekolah, guru, dan peneliti selanjutnya sebagai alternatif penggunaan model pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI