DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN AKTIVITAS, BERPIKIR KRITIS DAN KERJASAMA MUATAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PANTING PADA SISWA KELAS V SDN BELITUNG SELATAN 2 BANJARMASIN
PENGARANG:YENY MARLIANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-05


Marliani, Yeny. 2025. Meningkatkan Aktivitas, Berpikir Kritis Dan Kerjasama Muatan Matematika Menggunakan Model Panting Pada Siswa Kelas V SDN Belitung Selatan 2 Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Dr. Noorhapizah, ST., M.Pd.

 

Kata Kunci: Aktivitas, Berpikir Kritis, Kerjasama, PANTING.

 

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas, berpikir kritis, dan kerjasama siswa. Hal disebabkan pembelajaran masih berlangsung satu arah, siswa kurang aktif dan belum bekerjasama dan pembelajaran kurang menarik. Upaya mengatasinya menggunakan model PANTING. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis peningkatan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, kemampuan kerjasama, serta hasil belajar siswa.

 

Penelitian ini menggunakan PTK yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Subjek penelitian yaitu siswa kelas V SDN Belitung Selatan 2 Banjarmasin terdiri 11 orang laki-laki dan 9 orang perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, berpikir kritis, kerjasama serta hasil belajar yang diperoleh melalui tes tertulis secara kelompok dan individu.

 

 Hasil penelitianmenunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 memperoleh skor 20 dengan kriteria “baik” pada pertemuan 4 mengalami peningkatan menjadi skor 30 dengan kriteria “sangat baik”. Aktivitas siswa pada pertemuan 1 memperoleh persentase 45% dengan kriteria “cukup aktif” meningkat menjadi 85% sangat aktif”. Keterampilan berpikir kritis siswa pada pertemuan 1 memperoleh persentase 50% dengan kriteria “kurang terampilmeningkat menjadi 85% dengan kriteria “sangat terampil”. Kemampuan kerjasama siswa pada pertemuan 1 mendapatkan persentase 45% dengan kriteria “kurang terampil” meningkat menjadi 85% dengan kriteria “sangat terampil. Hal ini berdampak positif pada peningkatan hasil belajar siswa dari pertemuan 1 mendapatkan persentase 30% menjadi 85%.

 

 Kesimpulan yang diperoleh saat proses pembelajaran muatan matematika menggunakan model PANTING dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis dan kemampuan kerjasama, serta hasil belajar pada siswa. Disarankan pembelajaran pada muatan matematika model PANTING dapat dijadikan alternatif.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI