DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN AKTIVITAS, KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MUATAN IPAS, MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PEMBELAJARAN PBL, TPS, DAN EXAMPLE NON EXAMPLE, DENGAN MEDIA PASAR TERAPUNG DI KELAS III SDN BENUA ANYAR 10 BANJARMASIN
PENGARANG:CESILIA FAULINA BARUS
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-05


Barus, Cesilia Faulina (2025). Meningkatkan Aktivitas, Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Muatan IPAS, Menggunakan Kombinasi Model Pembelajaran PBL, TPS, dan Example Non Example, dengan Media Pasar Terapung di Kelas III SDN Benua Anyar 10 Banjarmasin. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP ULM Banjarmasin. Pembimbing: Zain Ahmad Fauzi, M.Pd

Kata Kunci: Aktivitas, Berpikir Kritis, Hasil Belajar, PBL, TPS, Example non example, Media Pasar Terapung

    Permasalahan penelitian adalah rendahnya aktivitas, keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar pada peserta didik. Hal ini disebabkan oleh proses pembelajaran yang berlangsung dengan satu arah, monoton dan minimnya variasi kegiatan. Solusi permasalahan ini adalah menggunakan model PBL, TPS dan Example non example dibantu Media Pasar Terapung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas pendidik, menganalisis aktivitas peserta didik dan keterampilan berpikir kritis peserta didik.

Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam 3 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas III SDN Benua Anyar 10 Banjarmasin, yang berjumlah 12 orang. Data yang diambil merupakan data kualitatif yang diperoleh melalui observasi aktivitas pendidik, aktivitas peserta didik dan keterampilan berpikir kritis peserta didik, serta data kuantitatif untuk hasil belajar peserta didik yang diperoleh melalui tes Indikator keberhasilan penelitian dengan ketuntasan belajar yaitu 82% peserta didik mencapai KKM≥70.

Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pada pertemuan I hingga pertemuan III dengan perolehan aktivitas pendidik dalam melaksanakan model pembelajaran yakni mendapatkan kriteria "Sangat Baik" di pertemuan I hingga pertemuan III. Sedangkan aktivitas peserta didik pada pertemuan I "Sebagian Kecil Sangat Aktif" meningkat menjadi "Sebagian Besar Sangat Aktif" pada pertemuan II meningkat lagi menjadi "Hampir Seluruhnya Sangat Aktif" pada pertemuan III. Keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pertemuan I "Sebagian Kecil Sangat Terampil" meningkat menjadi "Sebagian Besar Sangat Terampil" pada pertemuan II meningkat lagi menjadi "Hampir Seluruhnya Sangat Terampil" pada pertemuan III. Dengan adanya peningkatan pada aktivitas dan keterampilan memberikan dampak selaras sehingga ketuntasan hasil belajar, peserta didik, 58% di pertemuan I meningkat menjadi 83% di pertemuan II dan meningkat lagi menjadi 92% pada pertemuan III.

Berdasarkan hasil penelitian, penerapan kombinasi model pembelajaran Problem Based Learning, Think Pair Share dan model Example non example dengan media Pasar Terapung dalam muatan IPAS dikelas III SDN Benua Anyar 10 Banjarmasin menunjukkan peningkatan yang konsisten dan signifikan disetiap pertemuan. Aktivitas pendidik Sangat Baik, Aktivitas peserta didik Hampir Seluruhnya Sangat Aktif, keterampilan berpikir kritis berada pada kategori Hampir Seluruhnya Sangat Terampil, dan hasil belajar mencapai kriteria Tuntas.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI