DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PEMBELAJARAN MEMBACA PEMAHAMAN MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL), KOMBINASI THINK PAIR SHARE (TPS) DAN TALKING STICK SISWA KELAS 4 SDN SUNGAI MIAI 4 BANJARMASIN
PENGARANG:IMELDA ROSIANA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-05


Rosiana, Imelda. 2025. Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Pembelajaran Membaca Pemahaman siswa Menggunakan Model “Problem Based Learning (PBL), Think Pair Share (TPS) dan Talking Stick” Siwa Kelas 4 SDN Sungai Miai 4 Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Mahmuddin, M.Pd.

Kata Kunci: Berpikir Kritis, Membaca Pemahaman, Model “Problem Based Learning (PBL), Think Pair Share (TPS) dan Talking Stick”

 

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya berpikir kritis dan kemampuan membaca pemahaman siswa yang berdampak pada hasil belajar muatan Bahasa Indonesia. Hal ini dikarenakan pembelajaran masih bersifat konvensional dan satu arah, pembelajaran kurang menarik dan menyenangkan dikarenakan model dan metode pembelajaran yang kurang bervariasi. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL), Think Pair Share (TPS) dan Talking Stick dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis dalam kemampuan membaca pemahaman dan hasil belajar siswa.

Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan 4 pertemuan. Subjek penelitian yaitu siswa kelas 4 SDN Sungai Miai 4 Banjarmasin yang berjumlah 19 orang siswa terdiri dari dari 7 siswa laki-laki dan 12 orang siswa perempuan, pada semester II tahun ajaran 2024/2025. Data yang diambil merupakan data kualitatif diperoleh melalui aktivitas guru, aktivitas siswa, dan keterampilan berpikir kritis dalam kemampuan membaca pemahaman. Siswa kemudian menggunakan data kuantitatif untuk hasil belajar yang diperoleh melalui tes tertulis secara berpasangan dan individu. Kriteria ketuntasan minimal (KKM) pada mata pelajaran bahasa Indonesia di kelas 4 SDN Sungai Miai 4 Banjarmasin yaitu 70.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat dari kriteria “baik” menjadi “sangat baik”. Aktivitas siswa meningkat dari persentase 16% menjadi 95% dan memperoleh kriteria sangat aktif. Keterampial berpikir kritis pembelajaran membaca pemahaman siswa meningkat dari 21% menjadi 100% dan memperoleh kriteria sangat terampil. Ketuntasan hasil belajar siswa meningkat dari persentase 21% menjadi 100%.

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning (PBL), Think Pair Share (TPS) dan Talking Stick dapat meningkatkan aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis dalam kemampuan membaca pemahaman dan hasil belajar siswa. Adapun saran bagi guru, kepala sekolah, dan peneliti lain adalah agar penelitian ini dapat dijadikan sebagai alternatif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dalam kemampuan membaca pemahaman yang berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI