DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DALAM MATA PELAJARAN IPAS MENGGUNAKAN MODEL PBL, NHT DAN TALKING STICK MELALUI MEDIA INTERAKTIF PADA SISWA KELAS IV DI SD KRISTEN BANJARMASIN
PENGARANG:PUSPITA SARI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-05


Sari,  Puspita. 2025. Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Dalam

Mata Pelajaran IPAS Menggunakan Model PBL, NHT dan Talking Stick Melalui Media Interaktif pada Siswa Kelas IV di SD Kristen Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin.

Pembimbing:Tika Puspita Widya Rini, M.Pd.

Kata Kunci: Berpikir Kritis, PBL, NHT, Talking Stick, Media Interaktif

 

            Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas, keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPAS. Hal tersebut disebabkan kurangnya terlibat aktif siswa dalam proses pembelajaran karena belum berpusat pada siswa, siswa kurang mampu bertanya, lebih banyak diam, kurangnya kegiatan mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kurangnya penggunaan model atau media pembelajaran yang inovatif. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah menerapkan model Problem Based Learning, Numbered Head Together, Talking Stick dan media Interaktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar siswa.

            Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dengan 4 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Kristen Banjarmasin tahun pelajaran 2024/2025 dengan jumlah siswa sebanyak 12 orang. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, dan keterampilan berpikir kritis. Data kuantitatif untuk hasil belajar siswa yang diperoleh melalui tes tertulis secara kelompok maupun individu. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kemudian dituangkan melalui tabel dan grafik.

            Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 sampai 4 terlaksana dengan baik sesuai langkah-langkah dari skor 18 hingga 24. Aktivitas siswa pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari 58% hingga 92% dengan kriteria hampir seluruh siswa aktif. Keterampilan berpikir kritis pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari 50% hingga 92% dengan kriteria hampir seluruh siswa terampil. Sehingga mempengaruhi meningkatnya hasil belajar siswa aspek kognitif pertemuan 1 sampai 4 dari 50% hingga 92%, aspek afektif pertemuan 1 sampai 4 dari 50% hingga 92%, dan aspek psikomotorik dari pertemuan 1 sampai 4 dari 42% hingga 83%.

            Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning, Numbered Head Together, Talking Stick dan media Interaktif dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Disarankan dalam penggunaan model Problem Based Learning, Numbered Head Together, Talking Stick dan media Interaktif dapat dijadikan sebagai salah satu referensi dalam meningkatkan kualitas aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI