DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN AKTIVITAS, KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KERJA SAMA MENGGUNAKAN MODEL PROGRAMER PADA MUATAN IPAS KELAS V SDN WARINGIN KENCANA KABUPATEN BARITO KUALA | |
| PENGARANG | : | ISNANIAH RAHAYU | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-08-05 |
Rahayu, Isnaniah (2025). Meningkatkan Aktivitas, Keterampilan Berpikir Kritis dan Kerja Sama Siswa Menggunakan Model PROGRAMER pada Muatan IPAS Kelas V SDN Waringin Kencana. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing : Prof. Drs. Hj. Aslamiah, M.Pd., Ph.D
Kata Kunci : Aktivitas Belajar, Berpikir Kritis, Kerja Sama, PROGRAMER
Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas guru dan aktivitas belajar siswa, keterampilan berpikir kritis dan kerja sama siswa pada muatan IPAS yang disebabkan oleh pembelajaran yang monoton dan kurang bervariasi serta rendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran, tidak menggunakan model dan media pembelajaran yang menarik sehingga siswa cepat bosan dalam belajar. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan menerapkan model pembelajaran PROGRAMER dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas siswa, serta menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, keterampilan kerja sama, dan hasil belajar siswa.
Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak 4 pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Waringin Kencana yang berjumlah 14 orang, terdiri atas 4 orang laki-laki dan 10 orang perempuan pada semester II tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh berdasarkan hasil observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis dan kerja sama siswa, sementara data kuantitatif diperoleh berdasarkan hasil belajar siswa melalui tes tertulis secara berkelompok dan individu. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kualitatif yang dijabarkan dengan tabel, grafik, dan interpretasi dengan persentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 hingga pertemuan 4 mengalami peningkatan dengan kriteria “sangat baik”. Aktivitas siswa pada pertemuan 1 hingga pertemuan 4 meningkat dari 43% (kurang aktif) menjadi 93% (sangat aktif). Keterampilan berpikir kritis siswa pada pertemuan 1 hingga pertemuan 4 meningkat dari 43% (kurang terampil) menjadi 93% (sangat terampil). Keterampilan kerja sama siswa pada pertemuan 1 hingga pertemuan 4 meningkat dari 50% (kurang terampil) menjadi 100% (sangat terampil). Hal ini berdampak positif pada peningkatan hasil belajar siswa dari pertemuan 1 hingga pertemuan 4 meningkat dari 50% menjadi 93%.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan model PROGRAMER mampu meningkatkan aktivitas guru, aktivitas belajar siswa, keterampilan berpikir kritis dan kerja sama, serta hasil belajar siswa. Penelitian ini disarankan untuk kepala sekolah, guru, dan peneliti selanjutnya sebagai alternatif penggunaan model pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI