DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN AKTIVITAS, KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS, DAN KARAKTER WASAKA MUATAN IPAS MENGGUNAKAN MODEL MENTARI TERINTEGRASI STEAM PADA SISWA KELAS V SDN PANGERAN 1 BANJARMASIN
PENGARANG:ANNISA PRATIWI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-05


Pratiwi, Annisa. (2025). Meningkatkan Aktivitas, Kemampuan Berpikir Kritis, Dan Karakter WASAKA Muatan IPAS Menggunakan Model MENTARI Terintegrasi STEAM Pada Siswa Kelas V SDN Pangeran 1 Banjarmasin. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing: Dr. Muhsinah Annisa, S.Si., M.Pd.

Kata Kunci: Kemampuan Berpikir Kritis, Karakter WASAKA, Model MENTARI, STEAM

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas, kemampuan berpikir kritis, karakter WASAKA, dan hasil belajar IPAS pada siswa kelas V SDN Pangeran 1 Banjarmasin. Permasalahan ini disebabkan oleh pembelajaran bersifat satu arah, pembelajaran belum mendorong kemampuan berpikir kritis, karakter WASAKA (kerja keras) siswa masih kurang ditanamkan saat pembelajaran, dan kurangnya implementasi teknologi dalam pembelajaran. Solusi pemecahan masalah pada penelitian ini adalah menggunakan model MENTARI terintegrasi STEAM. Tujuan pada penelitian ini adalah mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas siswa, kemampuan berpikir kritis, karakter WASAKA, dan hasil belajar siswa menggunakan model MENTARI terintegrasi STEAM.

Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan 4 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Pangeran 1 Banjarmasin, yang berjumlah 21 orang siswa pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Aktivitas guru, aktivitas siswa, karakter WASAKA, dan hasil belajar psikomotorik diperoleh melalui lembar observasi. Kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif siswa diperoleh melalui teknik pengukuran dengan tes tertulis secara individu. Analisis data yang disajikan yaitu berupa deskripsi, tabel, dan grafik.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru terlaksana hingga mencapai skor 51 dengan kriteria sangat baik, aktivitas siswa terlaksana hingga mencapai persentase 95% dengan kriteria sangat aktif, kemampuan berpikir kritis siswa mencapai persentase 95% dengan kriteria sangat kritis, hasil belajar kognitif siswa mencapai persentase 95% dengan kriteria tuntas, hasil belajar afektif mencapai persentase 100% dengan kriteria sudah membudaya, dan hasil belajar psikomotorik mencapai persentase 100% dengan kriteria sangat baik.

Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model MENTARI terintegrasi STEAM dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, kemampuan berpikir kritis, karakter WASAKA, dan hasil belajar siswa. Sehingga, model ini dapat dijadikan sebagai referensi untuk meningkatkan aktivitas siswa, kemampuan berpikir kritis, karakter WASAKA, dan hasil belajar siswa. 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI