DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING, GROUP INVESTIGATION, DAN TALKING STICK DI KELAS IV SDN PANGERAN 1 BANJARMASIN
PENGARANG:ZAHRATUN NI'MAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-05


Ni’mah, Zahratun. 2025. Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Mata Pelajaran IPAS dengan Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning, Group Investigation, dan Talking Stick di Kelas IV SDN Pangeran 1 Banjarmasin. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing: Tika Puspita Widya Rini, M.Pd.

Kata Kunci: Keterampilan Berpikir Kritis, Problem Based Learning, Group Investigation, Talking Stick

 

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPAS. Hal ini terjadi karena siswa kurang memahami materi pembelajaran, khususnya pada materi BAB 6 dengan pokok bahasan “Indonesiaku Kaya Budaya”. Selain itu, hal ini juga disebabkan karena proses pembelajaran bersifat satu arah serta kurangnya kegiatan yang menuntut siswa untuk berpikir kritis. Upaya untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning, Group Investigation, dan Talking Stick. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas siswa, hasil belajar siswa, serta menganalisis keterampilan berpikir kritis siswa.

Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan selama 4 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Pangeran 1 Banjarmasin tahun pelajaran 2024/2025 dengan jumlah siswa sebanyak 26 orang. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif. Data kualitatif diperoleh dari observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, dan keterampilan berpikir kritis. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif yang kemudian dituangkan melalui tabel dan grafik.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 hingga pertemuan 4 mengalami peningkatan dari skor 25 hingga 32. Aktivitas siswa pada pertemuan 1 hingga pertemuan 4 mengalami peningkatan dari 58% hingga 100%. Keterampilan berpikir kritis pada pertemuan 1 hingga pertemuan 4 mengalami peningkatan dari 54% hingga 92%. Hal ini berdampak pada hasil belajar siswa yang mengalami peningkatan dari pertemuan 1 hingga pertemuan 4 pada aspek kognitif dengan persentase 58% hingga 92%, aspek afektif dengan persentase 42% hingga 96%, dan aspek psikomotorik dengan persentase 54% hingga 92%.

Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning, Group Investigation, dan Talking Stick dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar siswa. Adapun saran yang dapat diberikan yaitu penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi ataupun alternatif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI