DIGITAL LIBRARY



JUDUL:AKTIVITAS, KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA MUATAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING, STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION, DAN TALKING STICK SDN KUIN SELATAN 1 BANJARMASIN
PENGARANG:KHAIRUSSAADAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-05


Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar matematika pada siswa kelas IV SDN Kuin Selatan 1. Penyebab dari rendahnya aktivitas siswa di kelas karena pembelajaran yang dilaksanakan hanya satu arah. Siswa tidak terbiasa mengerjakan soal yang mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis. Pembelajaran kurang menarik, tidak menggunakan model pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, mendeskripsikan aktivitas siswa, menganalisis keterampilan berpikir kritis siswa dan hasil belajar siswa.

Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Kuin Selatan 1, berjumlah 25 orang siswa yang terdiri dari 11 orang laki – laki dan 14 orang perempuan, pada semester II tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan data kualitatif. Pengambilan data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, dan keterampilan berpikir kritis siswa. Sedangkan data kuantitatif melalui persentase klasikal aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis siswa dan hasil belajar siswa.

 Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 memperoleh skor 33 meningkat pada pertemuan 4 dengan skor 43. Aktivitas siswa pada pertemuan 1 mencapai 36% meningkat pada pertemuan 4 menjadi 100%. Keterampilan berpikir kritis siswa pertemuan 1 mencapai 40% meningkat pada pertemuan 4 menjadi 96%. Hasil belajar aspek kognitif pada pertemuan 1 mencapai 36% meningkat pada pertemuan 4 mencapai 96%, aspek afektif pada pertemuan 1 mencapai 44% meningkat pada pertemuan 4 mencapai 100%, aspek psikomotorik pada pertemuan 1 mencapai 36% meningkat pada pertemuan 4 mencapai 96%.

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan kombinasi model Problem Based Learning, Student Teams Achievement Division, dan Talking Stick dapat terlaksana dan siswa dapat mengikuti sesuai dengan proses pembelajaran sehingga meningkatkan aktivitas, keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar matematika siswa. Saran bagi guru, kepala sekolah, dan peneliti lain adalah agar meningkatkan mutu pendidikan, kualitas pembelajaran di sekolah dan dapat dijadikan sebagai referensi dalam menggunakan model pembelajaran. 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI