DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN AKTIVITAS, KERJA SAMA, DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MUATAN BAHASA INDONESIA ASPEK MEMBACA INTENSIF MENGGUNAKAN MODEL BAPANDIR PADA SISWA KELAS IV SDN TANIPAH 2 BARITO KUALA
PENGARANG:KURNIA HUSNUL KHATIMAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-05


Khatimah, Kurnia Husnul (2025). Meningkatkan Aktivitas, Kerja Sama, dan Keterampilan Berpikir Kritis Muatan Bahasa Indonesia Aspek Membaca Intensif Menggunakan Model Bapandir pada Siswa Kelas IV SDN Tanipah 2 Barito Kuala. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing : Dr. Rizky Amelia, M.Pd.

Kata Kunci : Aktivitas, Kerja Sama, Berpikir Kritis, Membaca Intensif, Problem Based Learning, Cooperative Integrated Reading and Composition, Numbered Head Together

 

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas, kerja sama, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar siswa pada muatan Bahasa Indonesia terutama aspek membaca Intensif. Penyebab dari permasalahan tersebut adalah pembelajaran masih berpusat pada guru (teacher center), pembelajaran cenderung bersifat individual, pembelajaran kurang bermakna dan pembelajaran yang bersifat abstrak. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan menerapkan model pembelajaran BAPANDIR dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis aktivitas guru, aktivitas siswa, kerja sama, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar siswa.

Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak 4 pertemuan. Penelitian dilaksanakan di SDN Tanipah 2 Barito Kuala pada siswa kelas IV yang berjumlah 20 orang, terdiri dari 13 orang laki-laki dan 7 orang perempuan pada semester 2 tahun ajaran 2024/2025. Data yang digunakan merupakan data kualitatif yang didapat dengan cara melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, kerja sama, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar siswa.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan I sampai IV meningkat dari skor 26 menjadi skor 41 dan memperoleh kriteria sangat baik. Aktivitas siswa pada pertemuan I sampai IV meningkat dari persentase 61% menjadi 88% dan memperoleh kriteria sangat aktif. Kerja sama siswa pada pertemuan I sampai IV meningkat dari persentase 58% menjadi 84% dan memperoleh kriteria sangat Terampil. Keterampilan berpikir kritis siswa pada pertemuan I sampai IV meningkat dari persentase 59% menjadi 89% dan memperoleh kriteria sangat Terampil. Ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal pada pertemuan I sampai IV meningkat dari persentase 35% menjadi 90%.

Berdasarkan hasil temuan ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran BAPANDIR dapat meningkatkan aktivitas, kerjasama, keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa pada muatan Bahasa Indonesia. Adapun saran kepada guru, kepala sekolah, dan peneliti lain adalah hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif dalam memilih dan menggunakan model pembelajaran sehingga dapat meningkatkan hasil pembelajaran.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI