DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | STRATEGI BADAN PENGELOLA PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN BARITO UTARA DALAM MENINGKATKAN PENERIMAAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN (PBB-P2) | |
| PENGARANG | : | CINDY HANA PANGESTI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-08-05 |
Cindy Hana Pangesti. 2110413320019. 2025. Strategi Badan Pengelola Pendapatan Daerah Kabupaten Barito Utara Dalam Meningkatkan Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Dibimbing oleh Farid Nofiard.
Penelitian ini membahas strategi Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPPD) Kabupaten Barito Utara dalam meningkatkan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Latar belakang penelitian ini adalah belum optimalnya realisasi penerimaan PBB-P2 di Kabupaten Barito Utara dibandingkan dengan target yang ditetapkan selama lima tahun terakhir (2019-2023). Penelitian ini menggunakan pendekatan strategi organisasi oleh James Brian Quinn (2003) yang mencakup tiga dimensi, yaitu: Tujuan, Kebijakan dan Program.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Teknik pengumpulan data penelitian ini melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini melibatkan enam informan, diantaranya: Kepala BPPD Kabupaten Barito Utara, Kabid PBB-P2, Kasubbid Penilaian & Penetapan PBB-P2, Kasubbid Pengolah Data & Informasi PBB-P2, Kasubbid Pemungutan & Penagihan PBB-P2, dan Masyarakat Kabupaten Barito Utara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Badan Pengelola Pendapatan Daerah Kabupaten Barito Utara telah menerapkan strategi berupa sosialisasi aktif ke masyarakat, penerapan sistem jemput bola, pemutakhiran data objek pajak, peningkatan kerja sama dengan ketua RT/RW dan aparatur desa, serta meluncurkan program pelayanan berbasis teknologi informasi, yaitu aplikasi SI-BAGA. Strategi ini berhasil meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak serta mempermudah akses layanan pembayaran pajak terbukti dengan meningkatnya realisasi penerimaan PBB-P2 secara signifikan dalam lima tahun terakhir, khususnya pada tahun 2023 yang meningkat sebanyak 19,4% dari tahun 2022. Namun, masih terdapat beberapa faktor penghambat, antara lain: rendahnya kesadaran masyarakat, keterbatasan sumber daya manusia dan teknologi, ketidakakuratan data objek pajak, kondisi ekonomi masyarakat yang belum stabil, serta kurangnya intensitas sosialisasi pajak. Dari faktor tersebut disarankan agar Badan Pengelola Pendapatan Daerah Kabupaten Barito Utara meningkatkan program edukasi dan sosialisasi pajak, mengembangkan sistem administrasi berbasis teknologi yang lebih terintegrasi, memperkuat kapasitas petugas lapangan, memperbarui data objek pajak secara berkala, mempertahankan kebijakan insentif, menambah sumber daya manusia dan anggaran, serta melaksanakan monitoring dan evaluasi secara berkala. Langkah-langkah ini diharapkan dapat mendukung optimalisasi penerimaan PBB-P2 di Kabupaten Barito Utara secara berkelanjutan.
Kata Kunci: Strategi, PBB-P2, Pendapatan Asli Daerah, BPPD, Barito Utara
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI