DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KERJA SAMA PESERTA DIDIK PADA MUATAN MATEMATIKA KELAS V MENGGUNAKAN MODEL BERSAMA DI SDN TELUK TIRAM 5 BANJARMASIN
PENGARANG:JAMILATUR RAHMAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-05


ABSTRAK

Rahmah, Jamilatur. 2025. Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Dan Kerja Sama Peserta Didik Pada Muatan Matematika Kelas V Menggunakan Model Bersama Di SDN Teluk Tiram 5 Banjarmasin. Skripsi Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Fathul Jannah, M.Pd

Kata Kunci: Aktivitas, Kemampuan Pemecahan Masalah, Kemampuan Kerja Sama, Model BERSAMA

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas, kemampuan pemecahan masalah, kemampuan kerja sama, dan hasil belajar peserta didik dalam muatan Matematika. Permasalahan tersebut disebabkan oleh pembelajaran bersifat satu arah, peserta didik kurang terlatih menyelesaikan soal yang bersifat kontekstual, kurangnya keaktifan peserta didik dalam kegiatan kerja sama, dan pembelajaran cenderung kurang menyenangkan. Untuk mengatasi hal tersebut, diterapkan model BERSAMA, yaitu kombinasi dari model Problem Based Learning, Grup Investigation, dan Make a Match. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas pendidik serta menganalisis peningkatan aktivitas, kemampuan pemecahan masalah, kemampuan kerja sama, dan hasil belajar peserta didik setelah diterapkan model BERSAMA.

Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan di kelas V SDN Teluk Tiram 5 Banjarmasin, semester genap tahun ajaran 2024/2025. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas pendidik, aktivitas peserta didik, kemampuan pemecahan masalah, kemampuan kerja sama, dan tes evaluasi untuk hasil belajar. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif menggunakan persentase, tabel, dan grafik.

Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan di setiap aspek. Aktivitas pendidik meningkat dari skor 28 menjadi 40 dengan kategori “sangat aktif”. Aktivitas peserta didik meningkat dari 33% menjadi 89% dengan kategori “sangat aktif”. Kemampuan pemecahan masalah meningkat dari 33% menjadi 100% dengan kategori “sangat terampil”. Kemampuan kerja sama dari 44% menjadi 100% dengan kategori “sangat mampu”. Hasil belajar peserta didik juga meningkat, dari ketuntasan 33% menjadi 100% pada pertemuan terakhir.

Dapat disimpulkan bahwa penerapan model BERSAMA efektif dalam meningkatkan aktivitas, kemampuan pemecahan masalah, kemampuan kerja sama, dan hasil belajar peserta didik pada muatan Matematika. Model ini direkomendasikan sebagai alternatif dalam pemilihan model pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI