DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN ANALITIS SISWA MELALUI MODEL PERIGI DALAM MUATAN PENDIDIKAN PANCASILA DI SDN SUNGAI MIAI 2 | |
| PENGARANG | : | DIFA SAHRANI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-08-05 |
Sahrani, Difa (2025). Meningkatkan Kemampuan Berpikir kritis dan analitis Siswa melalui Model PERIGI dalam Muatan Pendidikan Pancasila di SDN SUNGAI MIAI 2. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing : Prof. Drs. Ahmad Suriansyah, M. Pd., Ph. D.
Kata Kunci: Kemampuan Berpikir Kritis, Kemampuan Analitis, Hasil Belajar, PERIGI.
Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mencari solusi terkait permasalahan lemahnya proses pembelajaran yang berdampak pada rendahnya kemampuan berpikir kritis dan analitis siswa di SDN Sungai Miai 2. Pembelajaran masih didominasi metode satu arah yang minim partisipasi siswa. Pola monoton ini menghambat perkembangan berpikir kritis dan analitis siswa. Jika kemampuan kritis belum terasah, maka kemampuan analitis pun ikut terpengaruh, siswa menjadi kesulitan mengklasifikasikan, menyusun, dan menghubungkan informasi. Mereka cenderung hanya menyebutkan konsep tanpa mampu menjabarkannya dalam konteks nyata, menunjukkan lemahnya kemampuan mengidentifikasi masalah. Akibatnya, siswa sulit memahami keterkaitan materi dengan kehidupan sehari-hari. Hal ini diperkuat oleh hasil pretest siswa kelas IV yang menunjukkan 73,68% belum mencapai standar kemampuan berpikir kritis dan analitis saat menganalisis soal dan mencari alternatif terbaik.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan I sampai IV meningkat dari skor 32 menjadi skor 38 dari skor maksimal 40. Aktivitas siswa pada pertemuan I sampai IV meningkat dari persentase 43% menjadi 95% dan memperoleh kriteria sangat aktif. Kemampuan berpikir kritis siswa pada pertemuan I sampai IV meningkat dari persentase 26% menjadi 95% dan memperoleh kriteria sangat terampil. Kemampuan berpikir analitis siswa pada pertemuan I sampai IV meningkat dari persentase 26% menjadi 95% dan memperoleh kriteria sangat terampil. Ketuntasan hasil belajar formatif siswa meningkat dari persentase 69% menjadi 99%. Ketuntasan hasil belajar sumatif siswa meningkat dari persentase 26% menjadi 95%.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan model PERIGI dapat meningkatkan aktivitas siswa, kemampuan berpikir kritis siswa, kemampuan analitis siswa, dan hasil belajar siswa. Adapun saran bagi guru, kepala sekolah, dan peneliti lain adalah agar penelitian ini dapat dijadikan sebagai alternatif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, kemampuan analitis siswa yang berdampak pada hasil belajar siswa.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI