DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN MOTIVASI, KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KONEKSI MATEMATIS SISWA PADA MUATAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PATUH DI KELAS IV SDN PEMURUS DALAM 2 BANJARMASIN
PENGARANG:ALYA TARISA NUR SYAIRA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-06


Syaira, Alya Tarisa Nur. 2025. Meningkatkan Motivasi, Keterampilan Berpikir Kritis dan Kemampuan Koneksi MatematisSiswa Pada Muatan Matematika Menggunakan Model PATUH Di Kelas IV SDN Pemurus Dalam 2 Banjarmasin. Skripsi Program S1 Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat. Dosen Pembimbing Herti Prastitasari, M.Pd.

Kata Kunci : Motivasi, Keterampilan Berpikir Kritis, Kemampuan Koneksi Matematis, Model PATUH

 

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya motivasi, keterampilan berpikir kritis, dan koneksi matematis siswa pada muatan matematika kelas IV SDN Pemurus Dalam2 Banjarmasin yang disebabkan dominannya penggunaan metode ceramah dalam proses pembelajaran, kurangnya variasi serta interaktivitas dalam strategi dan model pembelajaran yang diterapkan, minimnya pemberian latihan soal yang mendorong siswa untuk berpikir pada tingkat yang lebih tinggi, belum optimalnya pengaitan materi dengan konteks kehidupan sehari-hari, serta pemahaman siswa terhadap materi yang masih bersifat parsial atau belum menyeluruh.. Upaya mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan melakukan pembelajaran menggunakan model PATUH. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan aktivitas guru dan menganalisis peningkatan aktivitas siswa, motivasi, keterampilan berpikir kritis, kemampuan koneksi matematis dan hasil belajar siswa.

Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua macam pendekatan yaitu kuantitatif dan kualitatif yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Subjek penelitian disini adalah siswa kelas IV SDN Pemurus Dalam2 Banjarmasin, yang berjumlah 24 orang siswa pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui lembar observasi aktivitas guru, siswa, angket motivasi dan hasil belajar yang diperoleh dengan tes dan non-tes secara kelompok serta individu.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru terlaksana hingga mencapai skor 39 dengan kriteria “Sangat Baik”. Aktivitas siswa terlaksana hingga mencapai persentase klasikal 96% dengan kriteria “Hampir Seluruh Siswa Sangat Aktif”. Motivasi siswa meningkat hingga mencapai persentase klasikal 83% dengan kriteria “Hampir Seluruh Siswa Sangat Termotivasi”. Keterampilan berpikir kritis meningkat hingga mencapai persentase klasikal 92% dengan kriteria “Hampir Seluruh Siswa Sangat Terampil”.  Kemampuan koneksi matematis meningkat hingga mencapai persentase klasikal 92% dengan kriteria “Hampir Seluruh Siswa Sangat Terintegrasi”. Hasil belajar siswa meningkat hingga mencapai persentase 92% dengan kategori “Hampir Seluruh Siswa Tuntas”.

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran PATUH  dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan langkah-langkah proses pembelajaran sehingga dapat meningkatkanmotivasi, keterampilan berpikir kritis, dan koneksi matematis.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI