DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Meningkatkan Aktivitas, Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Muatan Matematika Menggunakan Model PLAY dan Media UTAMA Pada Kelas III di SDN Berangas Barat 3 | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD NIKO WAHYUDI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-08-06 |
Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini berkaitan dengan rendahnya aktivitas guru, aktivitas belajar siswa, serta keterampilan berpikir kritis siswa dalam mata pelajaran Matematika. Hal ini disebabkan oleh metode pembelajaran yang cenderung monoton dan kurang bervariasi, minimnya keterlibatan siswa, serta tidak menggunakan model dan media pembelajaran yang menarik, yang membuat siswa cepat merasa jenuh. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah penggunaan model pembelajaran PLAY dan Media UTAMA dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan aktivitas guru dan siswa, serta menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar siswa.
Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak 4 pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SDN Berangas Barat 3 yang berjumlah 12 orang, terdiri atas 5 orang laki-laki dan 7 orang perempuan pada semester II tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh berdasarkan hasil observasi aktivitas guru, aktivitas siswa dan keterampilan berpikir kritis, sementara data kuantitatif diperoleh berdasarkan hasil belajar siswa melalui tes tertulis secara berkelompok dan individu. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan cross tabulasi yang dijabarkan dengan tabel, grafik, dan interpretasi dengan persentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 hingga pertemuan 4 mengalami peningkatan dengan kriteria “hampir seluruhnya sangat baik”. Aktivitas siswa pada pertemuan 1 hingga pertemuan 4 meningkat dari 33% menjadi 92%. Keterampilan berpikir kritis siswa pada pertemuan 1 hingga pertemuan 4 meningkat dari 42% menjadi 92%. Hal ini berdampak positif pada peningkatan hasil belajar siswa dari pertemuan 1 hingga pertemuan 4 meningkat dari 17% menjadi 92%.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan model PLAY dan Media UTAMA mampu meningkatkan aktivitas guru, aktivitas belajar siswa, keterampilan berpikir kritis dan kerja sama, serta hasil belajar siswa. Penelitian ini disarankan untuk guru, kepala sekolah dan peneliti selanjutnya sebagai alternatif penggunaan model pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI