DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DALAM MEMBACA PEMAHAMAN MENGGUNAKAN MODEL GEMBIRA PADA SISWA KELAS 4A SDN KUIN SELATAN 1 BANJARMASIN BARAT
PENGARANG:NORLIDIA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-06


Norlidia, (2025). Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Dalam Membaca Pemahaman Menggunakan Model GEMBIRA Pada Siswa Kelas 4A SDN Kuin Selatan 1 Banjarmasin Barat. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing: Drs. Mahmuddin, M.Pd.

Kata Kunci: Keterampilan berpikir kritis, Membaca pemahaman, Model GEMBIRA, Aktivitas, Hasil belajar.

Permasalahan penelitian adalah rendahnya aktivitas, keterampilan berpikir kritis dalam membaca pemahaman siswa yang berdampak pada hasil belajar pada muatan Bahasa Indonesia. Hal ini disebabkan pembelajaran bersifat satu arah, kurangnya kegiatan yang melatih keterampilan berpikir kritis dalam memahami bacaan, tidak menggunakan model dan media pembelajaran bervariasi, serta pembelajaran monoton dan kurang menyenangkan. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran GEMBIRA yang merupakankombinasi dari tiga model pembelajaran yaitu Problem Based Learning (PBL), Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) dan Teams Games Tournament (TGT). Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis peningkatan aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis dalam membaca pemahaman, serta hasil belajar siswa.

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus dengan 4 kali pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas 4A SDN Kuin Selatan 1 Banjarmasin Barat yang berjumlah 20 siswa terdiri atas 7 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari hasil observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis dalam membaca pemahaman dan hasil belajar siswa. Sedangkan data kuantitatif diperoleh dari hasil pengukuran tes tertulis secara individu menggunakan lembar evaluasi siswa di setiap pertemuan. Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) pada muatan Bahasa Indonesia di Kelas 4A SDN Kuin Selatan 1 yaitu ≥ 70 dengan persentase ketuntasan klasikal ≥ 80%.

Berdasarkan penelitian, aktivitas guru pada pertemuan 1 sampai 4 mengalami peningkatan setiap pertemuannya. Aktivitas guru memperoleh kriteria “baik” pada pertemuan 1 dan mendapat kriteria “sangat baik” pada pertemuan 2 sampai 4. Aktivitas siswa pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat sampai dengan kriteria “sangat aktif” di pertemuan 4, dari 50% sampai dengan 95%. Keterampilan berpikir kritis dalam membaca pemahaman pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat sampai dengan kriteria “sangat terampil” di pertemuan 4, dari 40% sampai dengan 95%. Begitu pula dengan hasil belajar siswa memperoleh skor 40% sampai dengan 95%.

Berdasarkan temuan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran GEMBIRA dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis dalam membaca pemahaman dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia materi menentukan ide pokok dan ide pendukung paragraf. Adapun saran bagi kepala sekolah, guru dan peneliti lain adalah agar penelitian ini dapat dijadikan sebagai alternatif dalam menggunakan model pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis dalam membaca pemahaman dan hasil belajar siswa.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI