DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH KONTEN TIKTOK TERHADAP PERILAKU PEMILIH PEMULA PADA PILPRES 2024 DI PROGRAM STUDI ILMU PEMERINTAHAN FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| PENGARANG | : | TANTRIATI RAMADHANI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-08-06 |
ABSTRAK
Tantriati Ramadhani, (2110413320034), 2025. “Pengaruh Konten TikTok Terhadap Perilaku Pemilih Pemula Pada Pilpres 2024 Di Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Lambung Mangkurat”.Dibawah bimbingan Siti Hamidah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh konten TikTok terhadap perilaku pemilih pemula pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 di Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Lambung Mangkurat. Media sosial saat ini menjadi jalur utama penyebaran informasi politik sebagaimana di kalangan generasi muda. TikTok sebagai platform video pendek memiliki daya tarik kuat karena formatnya yang singkat, ringan, dan mudah dijangkau. Namun, di tengah penyebaran informasi yang cepat, tidak semua konten yang dikonsumsi bersifat informatif atau dapat dipertanggungjawabkan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tipe eksplanatif dan teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 74 mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Lambung Mangkurat.
Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh antara penggunaan konten TikTok dan perilaku pemilih pemula, dengan nilai signifikansi uji t sebesar 0,002. Nilai R Square sebesar 0,126 menunjukkan bahwa konten TikTok berkontribusi sebesar 12,6% terhadap variasi perilaku memilih, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Analisis dilakukan berdasarkan tiga indikator dari pendekatan psikologis Dieter Roth: sikap, emosi, dan pengalaman pribadi. Pada indikator sikap, mayoritas responden menunjukkan pandangan positif terhadap pemilu sebagai bagian dari kewajiban warga negara. Dari sisi emosi, banyak yang merespons isu politik di TikTok dengan rasa antusias maupun kesal. Sedangkan pada pengalaman pribadi, sebagian besar responden aktif berdiskusi dan menyebarkan informasi politik setelah menonton konten tersebut.
Berdasarkan temuan penelitian menunjukkan bahwa kontribusi pengaruhnya sebesar 12,6%, konten TikTok mampu memperkenalkan isu politik secara ringan dan menarik bagi pemilih muda. Sehingga peneliti merekomendasikan agar studi selanjutnya mempertimbangkan variabel tambahan dalam pengaruh lingkungan sosial dan media lainnya.
Kata kunci: TikTok, perilaku pemilih pemula, Pemilu 2024, konten media sosial
ABSTARCT
Tantriati Ramadhani, 2110413320034), 2025. "The Influence of TikTok Content on First-Time Voter Behavior in the 2024 Presidential Election at the Government Science Study Program, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Lambung Mangkurat." Supervised by Siti Hamidah.
This study aims to identify the influence of TikTok content on the behavior of first-time voters in the 2024 Presidential Election, focusing on students of the Government Science Study Program, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Lambung Mangkurat. Social media has become a primary channel for political information dissemination, especially among the younger generation. TikTok, as a short video platform, has a strong appeal due to its brief, engaging, and easily accessible format. However, amid the rapid spread of information, not all content consumed is informative or reliable.
This research uses a quantitative approach with an explanatory type, and data collection was conducted through questionnaires distributed to 74 students of the Government Science Study Program, Faculty of Social and Political Sciences, Lambung Mangkurat University.
The results indicate an influence between TikTok content consumption and first-time voter behavior, with a t-test significance value of 0.002. The R Square value of 0.126 shows that TikTok content contributes 12.6% to the variation in voting behavior, while the remaining percentage is influenced by other factors. The analysis is based on three indicators from Dieter Roth’s psychological approach: attitude, emotion, and personal experience. Regarding attitude, the majority of respondents showed a positive view of elections as a civic duty. Emotionally, many responded to political issues on TikTok with enthusiasm or frustration. In terms of personal experience, most respondents actively discussed and shared political information after watching such content.
Based on these findings, TikTok content contributes 12.6% in shaping young voters’ behavior by presenting political issues in an appealing and accessible way. The researcher recommends that future studies consider additional variables such as social environment and other media influences.
Keywords: TikTok, first-time voter behavior, 2024 election, social media content
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI