DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN BERPIKIR KREATIF MUATAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PROGRES PADA SISWA KELAS IV SDN TANJUNG PAGAR 1 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | MUHAMAD YUSRI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-08-07 |
Kata Kunci: Kemampuan Pemecahan Masalah, Kemampuan Berpikir Kreatif, Model PROGRES
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas, kemampuan pemecahan masalah, berpikir kreatif, dan hasil belajar matematika pada siswa kelas IV SDN Tanjung Pagar 1 Banjarmasin. Permasalahan tersebut disebabkan pembelajaran bersifat satu arah, pembelajaran belum merangsang siswa untuk memecahkan masalah, pembelajaran yang belum mendukung siswa berpikir kreatif, dan kurangnya penggunaan model yang variatif. Oleh karena itu dilakukan perbaikan dengan model PROGRES dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis peningkatan aktvitas siswa, kemampuan pemecahan masalah, kemampuan berpikir kreatif, dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam empat kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Tanjung Pagar 1 Banjarmasin, yang berjumlah 14 siswa pada semester II tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, kemampuan pemecahan masalah, kemampuan berpikir kreatif, dan hasil belajar siswa. Sedangkan, data kuantitatif melalui persentase klasikal aktivitas siswa, kemampuan pemecahan masalah, kemampuan berpikir kreatif, dan hasil belajar siswa yang diperoleh dari tes secara kelompok dan individu. Analisis data adalah deskriptif menggunakan data tabel dan grafik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah pada pertemuan 1 memperoleh persentase klasikal 36% dengan kategori “Sebagian Kecil Siswa Mampu” meningkat pada pertemuan 4 memperoleh persentase klasikal 93% dengan kategori “Hampir Seluruh Siswa Sangat Mampu”. Kemampuan berpikir kreatif pada pertemuan 1 memperoleh persentase klasikal 36% dengan kategori “Sebagian Kecil Siswa Mampu” meningkat pada pertemuan 4 memperoleh persentase klasikal 93% dengan kategori “Hampir Seluruh Siswa Sangat Mampu”. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan model PROGRES dapat terlaksana dan siswa dapat mengikuti sesuai dengan proses pembelajaran sehingga meningkatkan aktivitas, kemampuan pemecahan masalah, kemampuan berpikir kreatif, dan hasil belajar matematika siswa. Adapun saran bagi guru, kepala sekolah, dan peneliti lain adalah agar penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi dalam menggunakan model pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas, kemampuan pemecahan masalah, kemampuan berpikir kreatif, dan hasil belajar matematika siswa.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI