DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENULIS TEKS NARASI BERBASIS BUDAYA LOKAL UNTUK KELAS X DI SMA NEGERI 2 LAUNG TUHUP KABUPATEN MURUNG RAYA | |
| PENGARANG | : | ALVIA OKTANA AZIZAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-08-07 |
Pendidikan yang relevan dan kontekstual menjadi kebutuhan penting dalam menjawab tantangan pembelajaran di era Kurikulum Merdeka. Di SMA Negeri 2 Laung Tuhup, pembelajaran menulis teks narasi masih bergantung pada buku teks umum yang kurang menggambarkan budaya lokal Kalimantan Tengah, khususnya cerita rakyat Dayak. Kondisi ini menyebabkan rendahnya motivasi dan kemampuan menulis siswa karena materi belum menyentuh pengalaman dan lingkungan mereka secara langsung. Oleh karena itu, pengembangan bahan ajar menulis teks narasi berbasis budaya lokal diperlukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus menanamkan nilai-nilai kearifan lokal kepada peserta didik.
Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RnD) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahapan, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, angket validasi ahli (materi, bahasa, dan media), serta angket respon peserta didik pada uji coba perorangan, kelompok kecil, dan kelompok besar. Instrumen yang digunakan terdiri dari lembar observasi, pedoman wawancara, angket validasi ahli, dan angket respon siswa, dengan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memperoleh kategori “sangat layak” berdasarkan validasi ahli materi (95,83%), ahli bahasa (91,67%), dan ahli media (83,25%). Respon peserta didik juga sangat positif, dengan perolehan persentase sebesar 90% pada uji coba perorangan, 93,3% pada uji coba kelompok kecil, dan 93,2% pada uji coba kelompok besar. Temuan ini menunjukkan bahwa bahan ajar menulis teks narasi berbasis budaya lokal efektif dalam meningkatkan motivasi dan keterampilan menulis siswa, serta memperkenalkan dan melestarikan budaya daerah.
Pengembangan bahan ajar ini diharapkan dapat menjadi alternatif sumber belajar yang kontekstual dan inspiratif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Disarankan kepada guru untuk memanfaatkan bahan ajar ini sebagai pelengkap buku teks dalam kegiatan menulis. Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan bahan ajar berbasis budaya lokal dalam keterampilan berbahasa lainnya atau pada jenjang pendidikan yang berbeda, guna memperluas penerapan pendidikan berbasis budaya dalam dunia pembelajaran yang lebih inklusif dan bermakna.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI