DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KEMANDIRIAN, MOTIVASI, DAN KERJA SAMA MUATAN PENDIDIKAN PANCASILA MENGGUNAKAN MODEL PAASIAN DAN MEDIA WORDWALL PADA SISWA KELAS III SDN TABALONG MATI
PENGARANG:NURIYADI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-07


Nuriyadi, 2025. Meningkatkan Kemandirian, Motivasi, dan Kerja Sama Muatan Pendidikan Pancasila Menggunakan Model PAASIAN dan Media Wordwall Pada Siswa kelas III SDN Tabalong Mati. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing Diani Ayu Pratiwi, M.Pd.

Kata Kunci: Kemandirian, Motivasi, Kerja Sama, Model PAASIAN dan Media Wordwall

Permasalahan penelitian dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas III SDN Tabalong mati adalah pembelajaran masih berpusat pada guru, kemampuan kemandirian siswa masih rendah, motivasi belajar siswa masih rendah, siswa belum mampu mengembangkan keterampilan kerja sama, dan hasil belajar siswa rendah dikarenakan kegiatan belajar pembelajaran cenderung bersifat teacher centered, monoton dan keterlibatan siswa yang kurang. Oleh karena itu salah satu upaya meningkatkan kemandirian, motivasi, dan kerja sama yaitu melalui model PAASIAN dan media Wordwall. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan kemandirian, motivasi belajar, keterampilan kerja sama dan hasil belajar siswa.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan sebanyak 4 pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SDN Tabalong Mati, jumlah siswa sebanyak 10 orang, terdiri atas 6 laki-laki dan 4 perempuan pada semester II tahun pelajaran 2024/2025. Data kualitatif diperoleh berdasarkan hasil observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan kemandirian, motivasi belajar, dan keterampilan kerja sama siswa, sementara data kuantitatif diperoleh berdasarkan hasil belajar siswa melalui tes tertulis secara individual. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan cross tabulasi yang dijabarkan dengan tabel, grafik, dan interpretasi dengan persentase.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari 70% (cukup aktif) menjadi 95% (sangat aktif). Aktivitas siswa pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari 37,5% (kurang aktif) menjadi 100% (sangat aktif). Keterampilan kemandirian siswa pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari 25% (kurang mandiri) menjadi 100% (sangat mandiri). Motivasi belajar siswa pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari 50% (cukup tinggi) menjadi 90% (sangat tinggi). Keterampilan kerja sama siswa pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari 37,5% (kurang terampil) menjadi 90% (sangat terampil). Hal ini berdampak positif pada peningkatan hasil belajar siswa dari pertemuan 1 hingga pertemuan 4 meningkat dari 50% menjadi 90%.

Berdasarkan hasil temuan ini dapat disimpulkan bahwa model PAASIAN dan media Wordwall dapat meningkatkanaktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan kemandirian, motivasi belajar, dan keterampilan kerja sama serta hasil belajar Penelitian ini disarankan untuk kepala sekolah, guru, dan peneliti selanjutnya sebagai alternatif penggunaan model pembelajaran inovatif sebagai bahan pertimbangan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI