DIGITAL LIBRARY



JUDUL:FENOMENA LATAH PADA BUDAYA KONSUMERISME DALAM MEMBELI PRODUK TREN FAST FASHION (Studi Pada Pengguna Aplikasi TikTok di Kota Banjarmasin Usia 18–24 Tahun)
PENGARANG:MUSAHADAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-07


Musahadah, 1810414220039, Fenomena Latah Pada Budaya Konsumerisme Dalam Membeli Produk Tren Fast Fashion (Studi Pada Pengguna Aplikasi TikTok di Kota Banjarmasin Usia 18–24 tahun). Dibawah bimbingan Bapak Sarwani. Penelitian ini bertujuan memahami fenomena latah pada budaya konsumerisme di kalangan pengguna TikTok usia 18–24 tahun di Kota Banjarmasin dalam membeli produk tren fast fashion.

Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode fenomenologi. Pemilihan informan dilakukan secara sengaja berdasarkan kriteria tertentu. Data diperoleh melalui pengamatan konten di TikTok, wawancara mendalam, serta dokumentasi.

Hasil penelitian mengungkapkan bahwa paparan konten yang intens, tekanan sosial, serta keinginan untuk terlihat relevan mendorong tindakan konsumsi yang bersifat latah. Motif pembelian lebih didorong oleh keinginan meniru dan tampil sesuai tren, bukan hanya semata-mata oleh kebutuhan yang sebenarnya. Fenomena latah dimaknai sebagai kecenderungan mengikuti tren tanpa pertimbangan matang. TikTok tidak hanya menjadi media promosi, tetapi juga ruang pembentukan identitas dan budaya konsumerisme. Dengan teori terpaan media, teori imitasi, dan teori konsumerisme sebagai dasar analisis teori yang digunakan, ditemukan bahwa perilaku latah konsumerisme ini dibentuk oleh visual, emosional, dan sosial yang berulang di media sosial aplikasi TikTok.

Kata Kunci: Fenomena Latah, Konsumerisme, Fast Fashion, TikTok, Fenomenologi

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI