DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN AKTIVITAS, KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, DAN KERJA SAMA MENGGUNAKAN MODEL PANORAMA PADA MUATAN IPAS KELAS IV DI SDN PEMURUS BARU 2 | |
| PENGARANG | : | ZAHRATUN NISA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-08-08 |
Permasalahan yang ditemukan berdasarkan hasil observasi di SDN Pemurus Baru 2 Banjarmasin, ditemukan bahwa keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran IPAS masih rendah, serta keterampilan berpikir kritis dan kerja sama belum optimal. Hal ini disebabkan oleh terbatasnya penggunaan model pembelajaran yang variatif dan partisipatif oleh pendidik. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan menerapkan mdel pembelajaran PANORAMA dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas pendidik dan peserta didik, serta menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, keterampilan kerja sama, dan hasil belajar peserta didik.
Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak 4 pertemuan. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV SDN Pemurus Baru 2 berjumlah 15 orang, terdiri atas 6 laki-laki dan 9 perempuan pada semester II tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh berdasarkan hasil observasi aktivitas pendidik dan peserta didik, keterampilan berpikir kritis dan kerja sama, sementara data kuantitaif diperoleh berdasarkan hasil belajar melalui tes tertulis secara berkelompok dan individu. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan cross tabulasi yang dijabarkan dengan table, grafik, dan interpretasi dengan presentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas pendidik pada pertemuan 1 hingga 4 mengalami peningkatan dengan kriteria ‘sangat baik’. Aktivitas peserta didik mengalami peningkatan pada pertemuan 1 dari 60% (cukup aktif) menjadi 93% (sangat aktif) pada pertemuan 4. Keterampilan berpikir kritis pada pertemuan 1 dari 53% (cukup aktif) menjadi 87% (sangat aktif) pada pertemuan 4. Keterampilan kerja sama pada pertemuan 1 dari 40% (kurang aktif) menjadi 93% (sangat aktif) pada pertemuan 4. Hal ini berdampak pada peningkatan hasil belajar pada pertemuan 1 dari 27% meningkat menjadi 87%.
Berdasarkan hasil penelitian in dapat disimpulkan penggunaan model PANORAMA mampu meningkatkan aktivitas pendidik dan peserta didik, keteramplan berpikir kritis dan kerja sama, serta hasil belajar peserta didik. Penelitian ini disarankan untuk kepala sekolah, pendidik, dan peneliti selanjutnya sebagai alternative penggunaan model pembelajaraninovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI