DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR, KETERAMPILAN KOMUNIKASI DAN KETERAMPILAN SOSIAL PESERTA DIDIK PADA MUATAN BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN MODEL PENTAS DI KELAS V SDN KUIN CERUCUK 3 BANJARMASIN
PENGARANG:AMANDA ELSI LUVI LEVINA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-08


Levina, Amanda Elsi Luvi (2025). Meningkatkan Motivasi Belajar, Keterampilan Komunikasi Dan Keterampilan Sosial Peserta Didik Pada Muatan Bahasa Indonesia Menggunakan Model Pentas Di Kelas V SDN Kuin Cerucuk 3 Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Pendidik Sekolah Dasar, Fakultas Kependidikan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Dosen Pembimbing: Akhmad Riandy Agusta, M.Pd.

Kata Kunci: Aktivitas, Motivasi Belajar, Komunikasi, Sosial, Hasil Belajar.

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas, motivasi belajar, keterampilan komunikasi, keterampilan sosial, serta hasil belajar. Kondisi ini menunjukkan perlunya solusi pembelajaran yang dapat mengaktifkan peserta didik secara menyeluruh dan bermakna. Model PENTAS dipilih sebagai alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran oleh pendidik serta menganalisis peningkatan aktivitas, motivasi belajar, keterampilan komunikasi, keterampilan sosial, dan hasil belajar peserta didik.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang diperoleh dari hasil observasi dan pendekatan kuantitatif yang di peroleh dari pengukuran tes tertulis secara individu dan kelompok berupa lembar kerja kelompok dan evaluasi. Penelitian dilaksanakan di kelas V SDN Kuin Cerucuk 3 Banjarmasin dengan jumlah peserta didik sebanyak 22 orang. Prosedur penelitian dilakukan dalam beberapa langkah mulai dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Keberhasilan tindakan diukur berdasarkan indikator penilaian aktivitas peserta didik, motivasi belajar, keterampilan komunikasi, keterampilan sosial, serta ketuntasan hasil belajar sesuai kriteria yang telah ditetapkan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas pendidik meningkat dari mendapat kriteria baik menjadi sangat baik, aktivitas peserta didik pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari kriteria Sangat Sedikit Peserta Didik Aktif menjadi kriteria Hampir Seluruh Peserta Didik Aktif, motivasi belajar pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari kriteria Sebagian Kecil Peserta didik Termotivasi kriteria Hampir Seluruh Peserta didik Termotivasi, keterampilan komunikasi pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari kriteria Sangat Sedikit Peserta Didik Terampil menjadi kriteria Hampir Seluruh Peserta Didik Terampil, kemudian keterampilan sosial pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari kriteria Sangat Sedikit Peserta Didik Terampil menjadi kriteria Hampir Seluruh Peserta Didik Terampil, dan hasil belajar peserta didik pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari kriteria Sebagian Kecil Peserta Didik Tuntas menjadi kriteria Hampir Seluruh Peserta Didik Tuntas.

Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa model PENTAS mampu meningkatkan aktivitas pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SDN Kuin Cerucuk 3 Banjarmasin secara menyeluruh. Model ini terbukti efektif dalam mengaktifkan peserta didik, membangun motivasi internal, serta mengembangkan keterampilan sosial dan komunikasi yang penting dalam proses pembelajaran. Di sarankan model tersebut sebagai salah satu alternatif bagi pendidik, kepala sekolah dan peneliti lain, untuk meningkatkan aktivitas pendidik,aktivitas peserta didik, motivasi belajar, keterampilan komunikasi, keterampilan sosial dan hasil belajar peserta didik.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI