DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MEKANISME PERTAHANAN DIRI TOKOH DALAM NASKAH DRAMA KARYA ARIFIN CHAIRIN NOER
PENGARANG:SHINTA SALSA BELLA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-08


Penelitian ini menggunakan teori psikoanalisis Sigmund Freud, dengan fokus pada mekanisme pertahanan diri yang digunakan individu ketika dihadapkan pada situasi yang menimbulkan ketidaknyamanan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan menyajikan analisis deskriptif terhadap data yang terkumpul dan diskusi lanjutan. Sumber data terdiri dari dua naskah drama karya Arifin Chairin Noer. Naskah pertama, berjudul Matahari di Sebuah Jalan Kecil, ditulis pada tahun 1963, sedangkan naskah keduaPada Suatu Hari, ditulis pada tahun 1970. Data diperoleh dari arahan panggung dan dialog yang diartikulasikan oleh para tokoh.

Penelitian ini mengungkapkan 67 contoh yang mengandung mekanisme pertahanan diri tokoh. Mekanisme ini digunakan secara tidak sadar oleh individu sebagai sarana perlindungan diri psikologis. Individu menggunakan mekanisme ini untuk mempertahankan diri dari konflik internal maupun eksternal guna menghindari kecemasan atau mencegah kondisi yang menyusahkan menjadi ancaman yang dirasakan. Mekanisme ini bekerja dengan menekan pikiran atau emosi yang mengganggu ke alam bawah sadar, sehingga mengurangi kemungkinan individu mengalami kecemasan. Dalam naskah Matahari di Sebuah Jalan Kecil, mekanisme pertahanan yang teridentifikasi meliputi rasionalisasi, penyangkalan, agresi, represi, proyeksi, sublimasi, dan perpindahan. Di antara mekanisme-mekanisme tersebut, rasionalisasi merupakan mekanisme yang paling dominan. Dalam naskah Pada Suatu Hari, mekanisme yang teridentifikasi meliputi rasionalisasi, sublimasi, penyangkalan, proyeksi, perpindahan, pembentukan reaksi, regresi, agresi dan apati, serta fantasi dan stereotip. Mekanisme pertahanan yang dominan dalam naskah ini adalah rasionalisasi, sementara represi tidak ada.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI