DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENGEMBANGKAN ASPEK MOTORIK HALUS ANAK DALAM MENEMPEL MENGGUNAKAN MODEL PROJECT BASED LEARNING, METODE DEMONSTRASI DAN MEDIA BAHAN ALAM PADA KELOMPOK B DI TK ISLAM MADINATURRAMLAH BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | SISKA OKTASARI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-08-09 |
ABSTRAK
Oktasari, Siska. 2025. Mengembangkan Aspek Motorik Halus Anak Dalam Menempel Menggunakan Model Project Based Learning, Metode Demonstrasi dan Media Bahan Alam Pada Kelompok B TK Islam Madinaturramlah.Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung MangkuratBanjarmasin. Pembimbing Dr. Novitawati, S.Psi., M.Pd.
Kata Kunci: Motorik Halus, Project Based Learning, Demonstrasi, Media Bahan Alam.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah hasil perkembangan motorik halus anak pada kelompok B dalam keterampilan motorik halus. Hal ini disebabkankurangnya kegiatan yang melatih kemampuan motorik halus anak seperti menempel dan media yang guru gunakan kurang menarik dampaknya kemampuan anak dalam keterampilan motorik halus anak tidak akan berkembang optimal. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas anak dan hasil keterampilan motorik halus anak.
Pendekatan penelitian ini menggunakan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas, dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan, setting penelitian pada anakkelompok B TK Islam Madinaturramlah Banjarmasin yang berjumlah 11 anak (6 laki-laki dan 5 perempuan). Analisis data menggunakan analisis deskriptif menggunakan tabel dan grafik. Indikator keberhasilan guru mencapai “Sangat Baik”. Aktivitas anak mencapai “Sangat Aktif” serta hasil perkembangan aspek motorik halus anak secara klasikal “Berkembang Sangat Baik”.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) aktivitas guru terlaksana dengan baik dari pertemuan 1 sampai 3 dan pertemuan 4 sangat baik, (2) aktivitas anak pada pertemuan 1 mendapatkan persentase 9% dengan kategori “Hampit Tidak Ada Anak Aktif” dan terus meningkat hingga pertemuan 4 mendapat persentase 100% dengan kategori “Seluruh Anak Aktif”, (3) Hasil perkembangan motorik halus anak dalam menempel dengan tepat pada pertemuan 1 mendapatkan persentase 0% dan terus meningkat pada pertemuan 4 mendapat persentase 100%.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Project Based Learning, Metode Demonstrasi dan Media Bahan Alam dapat meningkatkan dan hasil keterampilan motorik halus anak dengan sangat baik dan seluruh anak aktif. Disarankan bagi kepala sekolah, guru dan peneliti selanjutnya dapat menjadi bahan masukan informasi untuk memperbaiki pembelajaran pada anak.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI