DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN AKTIVITAS, KETERAMPILAN KOLABORASI DAN BERPIKIR KRITIS PENDIDIKAN PANCASILA MENGGUNAKAN MODEL PANDAI SISWA KELAS IV DI SDN KUIN CERUCUK 4 | |
| PENGARANG | : | NADIATUL MUNAWARAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-08-10 |
Munawarah, Nadiatul. 2025. Meningkatkan Aktivitas, Keterampilan Kolaborasi dan Berpikir Kritis Pendidikan Pancasila Menggunakan Model PANDAI Siswa Kelas IV di SDN Kuin Cerucuk 4. Skripsi. Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Dosen Pembimbing Dr. Yogi Prihandoko, M.Pd.
Kata Kunci: Aktivitas, Kolaborasi, Berpikir Kritis, Hasil Belajar, PANDAI
Permasalahan dalam penelitian ini adalah aktivitas siswa kurang aktif pada pembelajaran; siswa kurang mampu berkolaborasi dalam kegiatan kelompok saat proses pembelajaran; siswa kurang mampu berpikir kritis dalam memecahkan permasalahan yang diberikan guru dan hasil belajar siswa belum maksimal. Solusi mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan melakukan pembelajaran menggunakan model PANDAI (Problem Based Learning, Number Head Together dan Group Investigation). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas siswa, keterampilan kolaborasi siswa, keterampilan berpikir kritis siswa, dan hasil belajar siswa.
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dengan 4 kali pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Kuin Cerucuk 4 tahun pelajaran 2024/2025, dengan jumlah siswa sebanyak 26 orang siswa terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa dan keterampilan kolaborasi. Data kuantitatif diperoleh melalui teknik pengukuran dengan tes tertulis secara individu yaitu keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Analisis data yang digunakan kualitatif dan kuantitatif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas siswa telah mengalami peningkatan, yang pada pertemuan 1 hanya mencapai 38% sampai pada pertemuan 4 meningkat menjadi 92% dengan kriteria sangat aktif. Keterampilan kolaborasi siswa dari pertemuan 1 hanya mencapai 31% sampai dengan pertemuan 4 telah memperoleh ketuntasan klasikal mencapai 92% dengan kriteria sangat terampil. Keterampilan berpikir kritis siswa dari pertemuan 1 hanya mencapai 27% sampai dengan pertemuan 4 telah memperoleh ketuntasan klasikal mencapai 85% dengan kriteria sangat terampil. Ketuntasan klasikal hasil belajar siswa pada ranah kognitif pertemuan 1 mencapai 54% dan terus mengalami peningkatan sampai pada pertemuan 4 mencapai 96%. Ketuntasan klasikal hasil belajar siswa pada ranah afektif pertemuan 1 mencapai 35% dan terus mengalami peningkatan sampai pada pertemuan 4 mencapai 88%. Ketuntasan klasikal hasil belajar siswa pada ranah psikomorik pertemuan 1 mencapai 31% dan terus mengalami peningkatan sampai pada pertemuan4 mencapai 96%.
Berdasarkan temuan ini dapat disimpulkan bahwa Model PANDAI dapat meningkatkan aktivitas, keterampilan kolaborasi dan berpikir kritis serta hasil belajar siswa. Oleh karena itu, disarankan model tersebut dapat dijadikan salah satu alternatif dalam meningkatkan aktivitas siswa, keterampilan kolaborasi dan berpikir kritis siswa serta masalah yang berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI