DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Efektivitas Implementasi Kebijakan Pengelolaan Air Limbah Domestik di Kabupaten Hulu Sungai Tengah
PENGARANG:DARKUNI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-11


Implementasi kebijakan pengelolaan air limbah domestik adalah upaya krusial untuk meningkatkan kesehatan publik dan kelestarian lingkungan.  Namun, di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, implementasinya menghadapi tantangan serius, yang ditandai oleh kesenjangan signifikan antara target nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024 dan capaian aktual di daerah, terutama terkait akses sanitasi aman dan penghentian praktik Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam faktor-faktor penyebab ketidakefektifan implementasi kebijakan tersebut.  Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menerapkan kerangka teori implementasi kebijakan dari Merilee S. Grindle yang membedah aspek Isi Kebijakan (Content of Policy) dan Konteks Implementasi (Context of Implementation).  Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan berbagai pemangku kepentingan, observasi lapangan, dan analisis dokumen.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakefektifan ini bukan disebabkan oleh faktor tunggal, melainkan oleh kombinasi kompleks dari lima faktor penghambat yang saling terkait dan menciptakan sebuah lingkaran kegagalan sistemik.  Faktor-faktor tersebut meliputi: (1) ketidakselarasan dan kelemahan dalam desain dan perencanaan kebijakan, seperti disparitas target dan lemahnya legalitas dokumen strategis; (2) konflik kepentingan dan lemahnya koordinasi antar aktor, yang diperparah oleh dinamika politik dan tidak berfungsinya forum koordinasi; (3) keterbatasan sumber daya yang kronis, mencakup anggaran, SDM yang kompeten, dan infrastruktur utama seperti IPLT yang belum operasional; (4) resistensi sosial-budaya dan rendahnya adopsi oleh masyarakat, yang berakar pada kebiasaan lama dan persepsi keliru; dan (5) konteks institusional dan kerangka regulasi yang lemah dalam penegakan.  Penelitin ini menyimpulkan bahwa kegagalan implementasi bersifat sistemik, dimana kelemahan pada satu aspek memperkuat kelemahan pada aspek lainnya.  Berdasarkan temuan ini, dirumuskan rekomendasi strategis untuk memperbaiki desain kebijakan, memperkuat koordinasi, mengoptimalkan sumber daya, melakukan intervensi sosial-budaya yang adaptif, dan memperkuat institusi dan regulasi untuk mencapai pengelolaan air limbah domestik yang efektif dan berkelanjutan.

 

 

Kata Kunci:   Efektivitas Kebijakan, Implementasi Kebijakan, Pengelolaan Air Limbah Domestik, Sanitasi, Kebijakan Publik, Hulu Sungai Tengah

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI