DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Analisis Kebutuhan Guru Kewirausahaan Pada Jenjang Sekolah Menengah Kejuruan Provinsi Kalimantan Selatan
PENGARANG:NORSANTY MOULYDIA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-11


Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) untuk pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) adalah yang tertinggi yaitu 8,63% berdasarkan analisis situasi saat ini. Dengan kata lain, 8 hingga 9 orang dari setiap 100 angkatan kerja lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) saat ini menganggur karena tidak memiliki keterampilan yang dipelajari di SMK. Faktor internal dan eksternal dapat mempengaruhi keberhasilan belajar siswa. Secara keseluruhan, peran guru sangat penting dalam penerapan model pembelajaran yang sesuai dengan keadaan lembaga pendidikan dalam kurikulum Kewirausahaan. Analisis data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan menunjukkan bahwa ada banyak sekolah menengah kejuruan di provinsi ini, dan beberapa guru yang mengajar produk kreatif dan kewirausahaan di sekolah menengah kejuruan tidak memiliki latar belakang pendidikan atau sertifikasi yang diperzlukan. Seseorang melakukan tindakan yang disebut “analisis kebutuhan” untuk mengidentifikasi apa yang mereka butuhkan dan menetapkan apa yang paling penting bagi mereka. Penelitian menggunakan kombinasi dari satu atau lebih pendekatan untuk pengumpulan atau analisis data. Hasilnya adalah latar belakang guru kewirausahaan yang sesuai dan jumlah guru yang tersedia tidak mencukupi. 

 

Keywords: 

Analisis Kebutuhan Guru, Kewirausahaan di Sekolah Kejuruan, Ketersediaan dan Kesesuaian.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI