DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN AKTIVITAS, KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, DAN HASIL BELAJAR SISWA PENDIDIKAN PANCASILA MENGGUNAKAN MODEL SANTUN KELAS VA SDN KUIN SELATAN 1
PENGARANG:RAHMAH EKA PUTRI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-11


Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar siswa mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas VA SDN Kuin Selatan 1. Hal ini disebabkan karena pembelajaran yang bersifat satu arah; kurangnya kegiatan siswa yang mendorong berpikir kritis; dan pembelajaran yang kurang menarik dan bermakna. Solusinya yaitu dengan menggunakan model SANTUN. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas siswa, menganalisis keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, jenis Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VA SDN Kuin Selatan 1, semester II tahun ajaran 2024/2025 berjumlah 21 orang siswa, terdiri dari 10 orang siswa laki-laki dan 11 orang siswi perempuan. Penelitian ini menggunaan data kualitatif dan kuantitatif. Pengambilan data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru dan aktivitas siswa. Sedangkan data kuantitatif melalui tes keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 memperoleh skor 30 meningkat pada pertemuan 4 dengan skor 44. Aktivitas siswa pada pertemuan 1 mencapai 57% meningkat pada pertemuan 4 mencapai 100%. Keterampilan berpikir kritis siswa pada pertemuan 1 mencapai 43% meningkat pada pertemuan 4 mencapai 86%. Hasil belajar aspek kognitif pada pertemuan 1 mencapai 57% meningkat pada pertemuan 4 mencapai 100%. Aspek afektif pada pertemuan 1 mencapai 33% meningkat pada pertemuan 4 mencapai 100%. Aspek psikomotorik pada pertemuan 1 mencapai 48% meningkat pada pertemuan 4 mencapai 100%.

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan model SANTUN dapat terlaksana dan siswa dapat mengikuti sesuai dengan proses pembelajaran sehingga meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Disarankan penggunaan model tersebut sebagai alternatif dalam meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, serta hasil belajar.

 

 

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI