DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | IMPLEMENTASI PROGRAM WADAH MANYURUNG MASALAH PEREMPUAN DAN ANAK “WARUNG MAS PERAK” UNTUK PERLINDUNGAN KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) DI KOTA BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | FEREL ANINDYA ADAMI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-08-13 |
ABSTRAK
Ferel Anindya Adami, 2320419320061, 2025. Tesis, Implementasi Program Wadah Manyurung Masalah Perempuan dan Anak “Warung Mas Perak” Untuk Perlindungan Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Kota Banjarmasin. Di Bawah Bimbingan Muhammad Nur Iman Ridwan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program “Warung Mas Perak” dalam rangka perlindungan terhadap korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Kota Banjarmasin. Program “Warung Mas Perak” merupakan inovasi yang digagas oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Banjarmasin, yang memadukan layanan pemberdayaan melalui Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) dan layanan penanganan kasus melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA).
Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, sedangkan data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari unsur DP3A dan UPTD PPA. Proses analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program “Warung Mas Perak” telah berjalan dengan cukup efektif, ditinjau dari aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi berdasarkan teori implementasi George C. Edward III. Program ini telah mampu memberikan akses layanan bagi korban KDRT baik dalam bentuk pengaduan, penanganan, maupun pendampingan. Namun, masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan SDM, minimnya infrastruktur teknologi, serta tantangan dalam pendekatan kepada korban yang enggan melapor karena tekanan sosial atau relasi personal.
Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya sinergi lintas sektor, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta pendekatan berbasis kearifan lokal untuk mengoptimalkan perlindungan terhadap korban KDRT. Dengan demikian, program “Warung Mas Perak” dapat menjadi model layanan terpadu yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat rentan, khususnya perempuan dan anak di Kota Banjarmasin.
Kata Kunci: Implementasi, Warung Mas Perak, Kekerasan Dalam Rumah Tangga, Perlindungan Perempuan dan Anak.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI