DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH KEPEMIMPINAN INSTRUKSIONAL KEPALA SEKOLAH, IKLIM ORGANISASI DAN MOTIVASI KERJA GURU TERHADAP ETOS KERJA GURU SMA NEGERI DI KOTA PALANGKA RAYA | |
| PENGARANG | : | SEPTINA WIJAYANTI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-08-15 |
Etos kerja guru merupakan faktor penting yang berpengaruh secara langsung
kepada perkembangan karakter peserta didik. Salah satu elemen penting yang
memengaruhi etos kerja guru adalah kepemimpinan kepala sekolah. Dalam konteks ini,
kepemimpinan instruksional diyakini mampu mendorong peningkatan etos kerja guru
melalui penciptaan iklim organisasi yang positif serta peningkatan motivasi kerja guru.
Penelitian memiliki tujuan menganalisis pengaruh model kepemimpinan instruksional
dan iklim dalam organisasi terhadap etos kerja guru, baik secara langsung maupun
tidak langsung melalui motivasi kerja guru di SMA Negeri di Kota Palangka Raya.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Populasi
diambil dari guru-guru yang berasal dari 10 SMA Negeri di Kota Palangka Raya
sebanyak 527 orang dan sampel yang dipilih secara proporsional dengan teknik sample
random sampling yakni sebanyak 227 orang. Instrumen penelitian berupa angket
berskala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data
menggunakan analisis jalur (path analysis) dan regresi berganda untuk menguji
hubungan antar variabel.
Hasil penelitian menunjukkan: (1) gambaran kepemimpinan instruksional kepala
sekolah, iklim kerja, kompetensi guru, dan etos kerja guru; (2) ada pengaruh langsung
kepemimpinan instruksional terhadap etos kerja guru; (3) ada pengaruh langsung iklim
organisasi terhadap etos kerja guru; (4) ada pengaruh langsung motivasi kerja guru
terhadap etos kerja guru; (5) ada pengaruh langsung kepemimpinan model
instruksional dan iklim organisasi terhadap motivasi kerja guru; (6) ada pengaruh tidak
langsung kepemimpinan instruksional dan iklim organisasi terhadap etos kerja melalui
motivasi kerja. Secara keseluruhan, model penelitian ini menjelaskan bahwa 62,3%
variabel etos kerja guru dipengaruhi oleh ketiga variabel bebas.
Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan etos kerja guru tidak lepas dari
kualitas kepemimpinan kepala sekolah serta iklim organisasi yang mendukung dan
motivasi kerja yang tinggi. Implikasi dari hasil penelitian ini menggaris bawahi
perlunya kepemimpinan yang tidak hanya focus pada administratif, tetapi juga
memfokuskan pada komunikasi, apresiasi, dan pengembangan individu. Disarankan
pula agar pengembangan iklim organisasi dan peningkatan motivasi kerja guru
dijadikan program yang berkelanjutan. Penelitian ini juga membuka ruang bagi
penelitian selanjutnya untuk memahami etos kerja guru secara lebih mendalam.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI