DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN AKTIVITAS, KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, DAN KETERAMPILAN KOLABORASI PADA PELAJARAN IPAS MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN KOMBINASI MODEL GNM SERTA PERMAINAN CUBLAK-CUBLAK SUWENG DI KELAS IV SDN SIMPANG EMPAT KABUPATEN BANJAR
PENGARANG:DIDI DWI HERMAWAN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-18


Permasalahan pada penelitian ini adalah kurangnya partisipasi peserta didik, keterampilan berpikir kritis, keterampilan kolaborasi, hasil belajar yang belum berkembang secara optimal. Hal ini disebabkan oleh pembelajaran yang menggunakan metode satu arah, minimnya penggunaan media pembelajaran kreatif, minimnya penggunaan model pembelajaran yang inovatif, peserta didik jarang diberi kesempatan untuk bekerja kelompok, berdiskusi, atau berpartisipasi dalam kegiatan presentasi, kurangnya pengimplementasian metode yang dapat memotivasi peserta didik. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model Problem Based Learning yang dikombinasikan dengan model GNM dan permainan tradisional Cublak-Cublak Suweng. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan peserta didik, keterampilan berpikir kritis, keterampilan kolaborasi, dan hasil belajar dalam pembelajaran IPAS, khususnya pada mata pelajaran IPS.

Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 3 kali pertemuan. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV SDN Simpang Empat Kabupaten Banjar yang berjumlah 20 orang pada semester genap tahun ajaran 2023/2024. Data yang diambil merupakan data kualitatif dan kuantitatif yang diperoleh melalui observasi aktivitas pendidik, aktivitas peserta didik, keterampilan berpikir kritis, keterampilan kolaborasi, dan hasil belajar peserta didik. Indikator keberhasilan adalah tercapainya minimal 80% keaktifan dan keterampilan dengan kategori “Sangat Aktif” serta ketuntasan belajar 80% peserta didik mencapai nilai ≥72.

Hasil penelitian menunjukkan peningkatan dari pertemuan I hingga III. Aktivitas pendidik pada pertemuan III mencapai kriteria “Sangat Baik”, aktivitas peserta didik pada pertemuan III memperoleh persentase “Sangat Aktif”, keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi peserta didik pada pertemuan III mencapai persentase “Sangat Terampil”, dan ketuntasan klasikal hasil belajar peserta didik pada pertemuan III mencapai 85%.

Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dengan kombinasi model GNM dan permainan tradisional Cublak-Cublak Suweng dapat meningkatkan aktivitas pendidik, keaktifan peserta didik, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, serta hasil belajar peserta didik. Adapun saran bagi kepala sekolah,  pendidik, dan peneliti lain adalah agar penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi  dalam menggunakan model pembelajaran yang dapat meningkatkan kualitas aktivitas  guru, aktivitas peserta didik, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi dan hasil belajar pada peserta didik.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI