DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PBL MODEL EXPLICIT INSTRUCTION MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL DAKUAN DI KELOMPOK B TK NEGERI PEMBINA BANJARMASIN TIMUR | |
| PENGARANG | : | FRADYA AURIANI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-08-18 |
Auriani, Fradya. 2025 Mengembangkan Kemampuan Motorik Halus Menggunakan Kombinasi Model PBL Model Expilicit Instruction Melalui Permainan Tradisional Dakuan Dikelompok B TK Negeri Pembina Banjarmasin Timur. Skripsi Program S1 PG-PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin.
Pembimbing: Mohammad Dani Wahyudi, S.Pd.I, M.Pd
Kata Kunci: Motorik Halus, PBL, Expilicit Instruction, Dakuan.
Berdasarkan observasi pendahuluan yang dilakukan pada kelompok B TK Negeri Pembina Banjarmasin Timur diperoleh gambaran bahwa belum berkembangnya kemampuan aspek motorik halus anak dalam bermain dakuan. Hal ini disebabkan karena Kurang nyaa stimulus dalam bermain dakuan, Anak belum bisa mandiri dalam menyelesaikan tugas, Anak kurang fokus dalam pembelajaran, Anak kurang aktif dan antusias dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas anak, dan hasil perkembangan motorik halus anak.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan empat kali pertemuan. Subjek penelitian adalah anak kelompok B di TK Negeri Pembina Banjarmasin Timur berjumlah 15 orang anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan penilaian motorik halus anak pada kelompok B. Faktor yang diteliti yaitu aktivitas guru, aktivitas anak, dan hasil perkembangan motorik halus anak. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dijabarkan dengan tabel dan grafik dengan indikator keberhasilan yang ditetapkan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru berada pada kategori "Sangat Baik" dengan skor 26. Aktivitas anak berada ada kategori "Sangat Aktif" dengan persentase 100%. Hasil perkembangan aspek motorik halus anak berada pada kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) dengan memperoleh persentase 100%".
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa model PBL dan Explicit Instruction dengan permainan tradisional Dakuan dapat mengembangkan aktivitas dan aspek perkembangan motorik halus anak. Disarankan bagi guru dapat dijadikan referensi dalam memilih model dan media pembelajaran. Bagi kepala sekolah dapat dijadikan bahan dalam melaksanakan supervisi pembelajaran. Bagi peneliti lain dapat dijadikan sebagai salah satu referensi dalam melaksanakan penelitian yang lebih mendalam.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI