DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MODEL PENGEMBANGAN PROFESIONAL GURU (STUDI MULTI SITUS DI SMAN 1 PALANGKA RAYA DAN SMAN 4 PALANGKA RAYA) | |
| PENGARANG | : | EKA MUTMAINNAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-08-19 |
ABSTRAK
Mutmainnah, Eka. 2025. Model Pengembangan Profesional Guru (Studi Multi Situs di SMA Negeri 1 Palangka Raya dan SMA Negeri 4 Palangka Raya). Tesis. Program Magister Administrasi Pendidikan, Program Pascasarjana, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing I: Ahmad Suriansyah, Pembimbing II: Aslamiah
Kata Kunci: pengembangan profesional, keterlibatan guru, kepemimpinan transformasional.
Program pengembangan profesional di SMA Negeri 1 Palangka Raya dan SMA Negeri 4 Palangka Raya, seperti In-House Training (IHT), lokakarya, forum MGMP, serta komunitas belajar campuran (blended learning), menjadi komponen penting dalam membentuk budaya belajar yang berkelanjutan. Penelitian studi kualitatif multi-situs ini mengkaji keterkaitan dinamis antara kepemimpinan transformasional, keterlibatan guru, dan efektivitas strategi pengembangan profesional dalam membentuk budaya belajar berkelanjutan di SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 4 Palangka Raya. Dengan menggunakan pendekatan fenomenologis, data dikumpulkan melalui observasi mendalam, wawancara, dan analisis dokumentasi.
Temuan menunjukkan bahwa inisiatif pengembangan profesional baik yang bersifat formal (In-House Training, lokakarya, forum MGMP) maupun informal (komunitas belajar daring dan luring) berfungsi sebagai wadah reflektif dan kolaboratif yang sangat penting. Kepemimpinan transformasional diidentifikasi sebagai penggerak utama strategi yang adaptif dan kontekstual, serta memiliki pengaruh langsung terhadap partisipasi guru dan transformasi praktik pembelajaran. Keterlibatan guru muncul tidak hanya sebagai hasil, tetapi juga sebagai syarat keberhasilan program pengembangan profesional, mendorong inovasi pembelajaran dan terbentuknya etos belajar kolektif. Kepala sekolah memainkan peran krusial dalam menanamkan visi pembelajaran sepanjang hayat, memberikan dukungan emosional dan profesional, serta membangun budaya sekolah yang adaptif.
Sebagai kontribusi teoritis, studi ini mengusulkan model konseptual berkelanjutan yang terdiri dari empat komponen yang saling terhubung: input (kepemimpinan transformasional), proses (implementasi strategi), output (keterlibatan guru), dan outcome (transformasi kepemimpinan dan budaya belajar). Implikasi praktis menekankan pentingnya kebijakan pengembangan profesional yang kontekstual, partisipatif, dan berorientasi jangka panjang. Studi ini merekomendasikan agar guru mengambil peran aktif dalam memimpin praktik pembelajaran inovatif; kepala sekolah secara konsisten menerapkan prinsip kepemimpinan transformasional; dan otoritas pendidikan mendukung inisiatif sekolah yang fleksibel dan berbasis kebutuhan untuk menjamin pertumbuhan profesional yang bermakna dan berkelanjutan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI