DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENGEMBANGKAN ASPEK KOGNITIF DALAM MENGENAL BENTUK GEOMETRI MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING, EXAMPLE NON EXAMPLE DAN MEDIA PAPINBAR PADA KELOMPOK B TK KENANGA BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | NOVIANTI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-08-24 |
Novianti, 2025. Meningkatkan Kemampuan Mengenal Bentuk Geometri Melalui Model Problem Based Learning, Example non Example dan Media PAPINBAR Pada Anak Kelompok B TK Kenanga Kota Banjarmasin. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing Dr. Novitawati, S.Psi., M.Pd.
Kata Kunci: Bentuk Geometri, Model Problem Based Learning, Example non Example, PAPINBAR
Permasalahan dalam penelitian ini adalah pada perkembangan kognitif anak kelompok B dalam mengenal bentuk geometri, dimana ditemukan anak yang masihbingung dengan bentuk geometri dan contoh barang disekitarnya yang menyerupai. Tentu saja jika hal tersebut dibiarkan, maka akan berdampak dikemudian hari bagi anak. Adapun penyebab dari permasalahan yang ditemukan yaitu karena kurangnya kerja sama antara orang tua dengan guru dalam pemberian stimulus pada anak, pembelajaran yang bersifat satu arah sehingga anak menjadi kurang aktif dalam mengikuti proses belajar mengajar, dan tidak ada variasi dari model, metode bahkan media pembelajaran yang menuntut anak dalam mengenal bentuk geometri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas anak, dan menganalisis hasil capaian perkembangan kognitif anak khususnya dalam mengenal bentuk geometri.
Pendekatan penelitian ini menggunakan kualitatif dan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 4 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B TK Kenanga Banjarmasin yang berjumlah 10 orang anak. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas guru, anak dan hasil capaian perkembangan kognitif anak yang diambil pada saat berlangsungnya proses kegiatan pembelajaran. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pertemuan 4 aktivitas guru telah melaksanakan langkah-langkah model pembelajaran dengan skor 31 dengan persentase yaitu 97% dengan kategori “Sangat Baik”, aktivitas anak telah mencapai indikator pada pertemuan 4 dengan persentase 90% dengan kategori “Hampir Seluruh Anak Aktif” dan aspek kognitif telah mencapai indikator pada pertemuan 4 dengan persentase 90% anak berhasil mendapatkan kategori Berkembang Sangat Baik (BSB).
Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa melalui Model Probem Based Learning, Example non Example, Media PAPINBAR dapat meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak. Saran bagi guru dan kepala sekolah serta peneliti selanjutnya semoga penelitian ini bisa menjadi bahan referensi dalam meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI