DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | EVALUASI KEBIJAKAN PROGRAM BANTUAN RUMAH SWADAYA DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS HIDUP MASYARAKAT MISKIN DI KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH | |
| PENGARANG | : | AHMAD SYAFA'AT | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-08-25 |
Ahmad Syafa’at. Nim. 2320419310067. 2025. Tesis. Evaluasi Kebijakan Program Bantuan Rumah Swadaya dalam Upaya Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat Miskin di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Di bawah Bimbingan Bachruddin Ali Akhmad.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Kebijakan Program Bantuan Rumah Swadaya (BRS) dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Fokus utama penelitian ini adalah menilai proses pelaksanaan kebijakan, mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dalam implementasinya, serta memberikan rekomendasi guna meningkatkan efektivitas program di tingkat daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Informan utama berasal dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Hulu Sungai Tengah, dengan informan pendukung terdiri dari camat, koordinator fasilitator, fasilitator lapangan, aparat desa, dan penerima bantuan di beberapa desa.
Pisau analisis yang digunakan adalah teori evaluasi kebijakan William N. Dunn yang mencakup enam kriteria: efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Evaluasi difokuskan pada kebijakan penganggaran, proses pelaksanaan program, pemenuhan standar rumah layak huni, serta dampaknya terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat miskin.
Temuan dalam penelitian ini adalah bahwa pelaksanaan Kebijakan Program Bantuan Rumah Swadaya (BRS) dalam Upaya Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat Miskin di Kabupaten Hulu Sungai Tengah telah memberikan dampak yang positif bagi penerima bantuan, namun belum sepenuhnya optimal dalam berbagai dimensi evaluasi, antara lain: efektifitas program ini terbukti mampu memperbaiki kondisi fisik rumah dan kenyamanan tinggal bagi penerima manfaat, secara tahapan pelaksanaan Bantuan Rumah Swadaya relatif efisien dalam hal pendanaan dan pemenuhan syarat administrasi, bantuan yang diberikan belum mencukupi untuk memenuhi seluruh kebutuhan perbaikan rumah dan untuk memenuhi standar rumah layak huni secara keseluruhan, terdapat masih banyak rumah tidak layak huni yang belum mendapatkan bantuan perbaikan rumah, secara umum, respon masyarakat terhadap keberadaan program Bantuan Rumah Swadaya sangat baik dan menilai program ini sangat bermanfaat, Bantuan Rumah Swadaya secara umum sudah tepat sasaran, dan semua penerima bantuan memenuhi syarat utama bagi penerima bantuan yaitu termasuk dalam kriteria masyarakat berpengasilan rendah dan masyarakat miskin, serta memenuhi kriteria rumah tidak layak huni. Akan tetapi, masih ada beberapa ketimpangan dalam pertimbangan penanganan bantuan prioritas di tingkat desa. Dan, nilai bantuan yang diberikan belum mencukupi untuk memenuhi standar kriteria rumah layak huni, khususnya pada pemenuhan kriteria kecukupan luas bangunan, karena keterbatasan nilai bantuan per unit.
Adapun faktor yang berpengaruh terhadap pelaksanaan Program Bantuan Rumah Swadaya berdasarkan hasil penelitian, adalah: Aspek Administrasi, Aspek Geografis, Aspek Sumber Daya, dan Aspek Komunikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun program Bantuan Rumah Swadaya memberikan kontribusi terhadap perbaikan kondisi perumahan masyarakat miskin, namun pelaksanaannya masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan anggaran, rendahnya partisipasi masyarakat, dan kendala koordinasi antar pemangku kepentingan.
Oleh karena itu, perlu perbaikan dalam hal penyesuaian nilai bantuan dan skema pendanaan tambahan, perbaikan mekanisme penyaluran bantuan, penguatan verifikasi dan validasi data penerima bantuan dengan melibatkan lembaga independen dan Aparat Penegak Hukum, peningkatan partisipasi masyarakat, perlunya meninjau kembali syarat administrasi dalam peraturan bupati, integrasi program dengan sektor lain dengan konsep satu data satu program bersama, guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan program di masa mendatang.
Kata kunci: evaluasi kebijakan, bantuan rumah swadaya, kualitas hidup, masyarakat miskin, Hulu Sungai Tengah
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI