DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | KOORDINASI LURAH DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN REGISTRASI SURAT PERNYATAAN PENGUASAAN FISIK BIDANG TANAH DI KELURAHAN HIKUN KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN TABALONG | |
| PENGARANG | : | RIKO HASTANTO NUGROHO | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-08-25 |
ABSTRAK
Riko Hastanto Nugroho, 2025. “Koordinasi Lurah Dalam Meningkatkan Pelayanan Registrasi Surat Pernyataan Penguasaan Fisik Bidang Tanah Di Kelurahan Hikun Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong” dibawah bimbingan Prof. Dr. H. Budi Suryadi, S.Sos., M.Si. selaku Dosen Pembimbing.
Penelitianinibertujuanuntukmenggambarkanbagaimanaupayakoordinasi yang dilakukan oleh Lurah dalam meningkatkan pelayanan Registrasi Surat Pernyataan Penguasaan Fisik Bidang Tanah (SPPFBT), serta mengidentifikasi berbagai hambatan yang muncul dalam pelaksanaannya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun informan penelitian terdiri dari Sekretaris Kelurahan dan Staf Koordinator Pertanahan sebagai informan kunci, serta tujuh Ketua RT dan lima warga yang telah mengurus SPPFBT sebagai informan pendukung.Prosesanalisisdatadilakukanmelaluitahapanreduksidata,penyajian data, penyimpulan dan verifikasi kemudian dibuat kesimpulan akhir.
Hasil penelitian dengan menggunakan teori Hasibuan menunjukkan bahwa koordinasi yang dilakukan oleh Lurah dalam upaya meningkatan pelayanan Registrasi SPPFBT di Kelurahan Hikun, yaitu: (1) Kerjasama antar aparat kelurahan dan RT sudah terbangun cukup baik, meskipun pelibatan masyarakat secaralangsungmasihperluditingkatkanagarlebihaktifdalamprosespengurusan SPPFBT, (2) Komunikasi internal antar aparatur kelurahan sudah cukup efektif, tetapi komunikasi eksternal dengan masyarakat masih perlu ditingkatkan. Penyampaian informasi yang jelas dan mudah dipahami oleh masyarakat menjadi kunci pelayanan publik yang transparan, (3) Pembagian kerja sudah ada dan dipahami oleh petugas, namun penerapan dilapangan kadang kurang konsisten, terutama saat petugas tidak tersedia atau sedang keluar kantor, serta (4) Disiplin sudah menjadi komitmen aparat kelurahan, tetapi pada praktiknya masih ada kekurangan yang perlu diperbaiki agar pelayanan lebih konsisten dan tidak mengecewakan masyarakat.
Secaramenyeluruh,upayakoordinasiyangdilakukanolehLurahKelurahan Hikun telah mengarah pada praktik manajemen pelayanan publik yang sistematis. Namun, masih terdapat tantangan pada aspek keterlibatan masyarakat, ketegasan dalam pengawasan, serta kesinambungan pelaksanaan tugas. Diperlukan Langkah evaluatif dan pembaruan pendekatan secara berkelanjutan agar koordinasi tidak berhenti pada tingkat struktural, melainkan menjadi bagian dari budaya kerja organisasi.
Katakunci : Koordinasi,Lurah,PelayananPublik,RegistrasiTanah,SPPFBT
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI