DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PERAN GENDER MAHASISWI AKTIF PENDIDIKAN SOSIOLOGI UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT YANG MENIKAH SAMBIL KULIAH
PENGARANG:AURORA SEKAR GIAKENSA PRIYONO
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-25


ABSTRAK

Aurora Sekar Giakensa Priyono, 2025. Peran Gender Mahasiswi Aktif Pendidikan   Sosiologi Universitas Lambung Mangkurat yang Menikah Sambil Kuliah. Skripsi Program Studi Pendidikan Sosiologi, Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat.Pembimbing (1) Yuli Apriati.

 

Kata Kunci: Mahasiswi, Peran Akademik, Peran Sosial Keluarga, Kendala

            

            Pada masa lalu, perempuan umumnya diposisikan hanya dalam ranah domestick dan jarang memperoleh kesempatan menempuh pendidikan tinggi. Seiring perkembangan zaman, pandangan tersebut mengalami perubahan signifikan. Saat ini, perempuan semakin aktif dan kompetitif dalam meraih pendidikan tinggi. Fenomena ini melahirkan dinamika baru, tidak sedikit perempuan yang memilih untuk menikah saat masih menjalani pendidikan. Konsekuensinya mereka memikul peran ganda: sebagai mahasiswi dalam lingkup akademik dan sebagai istri atau ibu dalam lingkungan sosial dan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap: (1) Gambaran peran ganda yang dijalankan mahasiswi, dan (2) Kendala yang dihadapi dalam menjalankan peran ganda. 

Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sumber data menggunakan purposive sampling, dengan dua informan. Pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis hasil penelitian dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan teknik perpanjangan pengamatan, triangulasi, dan menggunakan bahan referensi.

            Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat dua peran yang dilakukan mahasiswi yakni peran akademik dan peran sosial dalam keluarga. Peran akademik menjalani kegiatan sebagai mahasiswi aktif pada umumnya. Adapun peran sosial dalam keluarga yaitu mengerjakan pekerjaan rumah tangga dan mengurus suami. (2) Kendala yang dialami mahasiswi yang menikah. Kendala pembagian waktu antara kuliah dan keluarga, Kendala pengendalian emosional ketika menjalankan peran ganda, dan kendala dalam melakukan perkuliahan. 

 

            Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka disarankan untuk mahasiswi yang menikah ketika masih kuliah agar bisa untuk membagi waktu antara perkuliahan dan keluarga agar kedua peran tetap dapat dilakukan dengan baik. Bagi suami yang mana tau istrinya masih menempuh pendidikan agar dapat memahami dan membantu istri dalam peran sosial keluarga, sehingga istri dapat melakukan peran akademik dan peran sosial keluarga dengan baik tanpa ada perasaan yang emosional. 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI